Limbah Cangkang Kerang Darah, Sumber Kalsium Terapi Alternatif Osteoporosis

OBAT - Limbah cangkang kerang darah ternyata dapat menjadi obat alternatif untuk osteoporosis. (Foto: Flickr/Nelindah)
OBAT – Limbah cangkang kerang darah ternyata dapat menjadi obat alternatif untuk osteoporosis. (Foto: Flickr/Nelindah)

Sleman, JOGJADAILY ** Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan Farmasi berhasil mengolah limbah cangkang kerang darah (Anadara granosa) menjadi sumber kalsium untuk terapi alternatif osteoporosis.

Kerang darah banyak disajikan sebagai salah satu menu utama di berbagai restoran seafood. Kerang jenis ini digemari karena rasanya yang lezat dan kaya protein.

“Proses pembuatannya sederhana, yaitu cangkang kerang yang kami peroleh dari sejumlah rumah makan di Jogja di-oven pada suhu 110 derajat Celcius selama 8 jam kemudian dihaluskan menjadi bentuk serbuk halus,” ujar salah satu peneliti, Nabila Syarifah Jamilah, Kamis (11/9/2015), di FKH UGM.

Dirilis Humas UGM, selain Nabil, tim terdiri dari Istianah Maryam Jamilah, Aprilia Maharani, Pras Setya, dan Ariska Devy di bawah bimbingan Rr. Devita Anggraeni.

Selanjutnya, serbuk cangkang kerang darah tersebut diujikan pada tulang femur tikus Sprague Dawley. Dari pemberian serbuk selama dua bulan menunjukkan adanya densitas tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol, dilihat dari intensitas sinar X yang diserap oleh tulang.

Sementara hasil pembacaan radiografinya, tikus yang telah diinduksi osteoporosis sebelumnya kemudian diberi serbuk cangkang kerang darah menunjukkan adanya penyembuhan dari osteoporosis yang sangat baik.

“Tikus yang diovariektomi dan tidak diberi perlakuan mengalami osteoporosis, sedangkan yang diovariektomi dan diberi cangkang kerang gambaran osteoporosisnya hilang dengan intensitas sinar X yang diserap paling tinggi dibandingkan kelompok yang lain,” ungkap Nabil.

Perlu Riset Lanjutan

Aprilia menambahkan, dengan kajian pre-klinis pada tikus ini membuktikan bahwa kalsium pada cangkang kerang darah dapat diserap dan membantu mengurangi risiko osteoporosis dengan sumber kalsium alternatif. Kendati begitu, masih diperlukan penelitian lanjutan, yakni Scanning Electron Microscope (SEM) untuk melihat trabekula femur.

“Harapannya, nanti bisa membantu para penderita osteoporosis dan mendapatkan sumber kalsium alternatif yang mudah, murah, dan efisien bagi penderia osteoporosis,” pungkasnya.

Selama ini, cangkang kerang darah hanya menjadi limbah sampingan rumah makan seafood yang dibuang begitu saja dan belum dimanfaatkan secara optimal. Anda tertarik?