Nyadran Agung Kulon Progo 2015, Gawe Merakyat Jelang Bulan Ramadhan

MERAKYAT - Gunungan Perusda Aneka Usaha Kulon Progo pada Nyadran Agung Kulon Progo 2014. (Foto: PDAU Kulon Progo)
MERAKYAT – Gunungan Perusda Aneka Usaha Kulon Progo pada Nyadran Agung Kulon Progo 2014. (Foto: PDAU Kulon Progo)

Wates, JOGJADAILY ** Sabtu (13/6/2015), akan digelar Nyadran Agung Kulon Progo di Depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo. Acara dibuat merakyat dan meriah dengan kirab berbagai macam Gunungan serta Festival Upacara Adat dari sepuluh Desa Budaya di Kulon Progo. Selain itu, Bazar Batu Mulia dan pertandingan tinju.

Dengan banyak melibatkan desa adat dan masyarakat, para perantau di luar Kulon Progo bisa pulang kampung dan turut Nyadran dan mendoakan para leluhur.

“Momen seperti ini jadi gawenya seluruh masyarakat Kulon Progo,” ujar Asisten Perekonomian Pembangunan dan SDA, Triyono, saat Rapat Pleno Persiapan Panitia Nyadran Agung 2015, di Gedung Kaca, Selasa (9/5/2015), seperti dirilis Pemkab Kulon Progo.

Usai Nyadran, masyarakat dapat memperebutkan berbagai macam gunungan yang disediakan.

“Ada 12 Gunungan Potensi Daerah, 10 Gunungan upacara adat desa budaya, dan 3 gunungan inti dari Panitia,” tutur Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kulon Progo, Joko Mursito.

Joko menjelaskan, untuk bergodo potensi daerah, data yang sudah masuk saat ini adalah gunungan potensi daerah Aneka Usaha, PDAM, BRI, JMI, SAK, Jogjavanesia, Petani Cabai, Asosiasi Batik, Salama Nusantara, Menirsari, Gapoktan, dan Gula Semut.

Untuk pelaksanaan kirab 12 Gunungan potensi daerah, Bergodo SKPD, BUMN, BUMD, Kecamatan, Pemdes, Kelurahan, dimulai pukul 13.00 dari Halaman Gedung DPRD menuju Alun-alun.

Ketentuan peserta kirab, sambung Joko, setiap kelompok akan mengikuti kirab dari Halaman DPRD ke Alun-alun terdiri 10 sepuluh orang, wajib membawa tenong berisi tumpeng beserta kelengkapannya, serta mengenakan pakaian kejawen gaya Yogyakarta.

Festival Upacara Adat Desa Budaya dimulai pukul 10.00 di Gedung Kesenian Wates, sekaligus dilakukan penilaian dari Dewan Juri yang berkompeten, dilanjutkan kirab dari Gedung Kesenian ke Alun-alun Wates pukul 12.00.

Sementara Bazar Batu Mulia dilaksanakan di Gazebo depan Rumah Dinas Bupati, dan Pertandingan tinju digelar di Alun-alun sebelah barat, depan Dinas Kesehatan.

Panitia juga mendatangkan pembaca doa dari Pondok Pesantren Al-Hidayah Karangwuluh Temon.