Pilkada Gunungkidul 2015, KPUD Sosialisasikan Peraturan dan Lantik PPK

PILKADA - Sosialisasi kepada Perwakilan Partai Politik se-Gunungkidul dan Tim Calon Independen, Selasa (26/5/2015), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Gunungkidul. (Foto: KPU Gunungkidul)
PILKADA – Sosialisasi kepada Perwakilan Partai Politik se-Gunungkidul dan Tim Calon Independen, Selasa (26/5/2015), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Gunungkidul. (Foto: KPU Gunungkidul)

Wonosari, JOGJADAILY ** Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gunungkidul 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menggelar sosialisasi peraturan dan melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Sosialisasi kepada Perwakilan Partai Politik se-Gunungkidul dan Tim Calon Independen dilaksanakan Selasa (26/5/2015), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Gunungkidul.

“Diadakannya sosialisasi ini agar Partai Politik dan Tim Calon Independen dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul Tahun 2015 mengerti dan memahami Peraturan KPU tentang Pencalonan,” ujar Ketua KPU Gunungkidul, Moh. Zainuri Ikhsan, dirilis Pemkab Gunungkidul.

Ahmadi Ruslan Hani selaku Divisi Teknis Penyelenggara menyebutkan tiga syarat mutlak dalam Pencalonan dari Parpol. Keabsahannya langsung diteliti pada masa pendaftaran.

“Syarat pertama, memperoleh kursi 20 persen atau 25 persen suara sah,” kata Ruslan.

Penghitungannya, Kursi DPRD Kabupaten Gunungkidul dibagi 45 kursi lalu dikalikan 20 persen, yakni 9 kursi . Atau akumulasi suara sah Pileg 2014 dibagai 453.161 dikalikan 25 persen, yakni 113.291 suara.

“Syarat kedua, diajukan pengurus yang sah sesuai tingkatannya. Ketiga, melampirkan persetujuan dari DPP masing-masing berupa SK,” ucap Ruslan.

Sementara itu, masa pendaftaran Calon Perseorangan pada 11-15 Juni 2015 dengan ketentuan, harus didukung paling sedikit 7,5 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Gunungkidul (749.447 jiwa), yaitu 56.209 jiwa.

“Jumlah dukungan sebagaimana angka 1 tersebar di lebih 50 persen jumlah Kecamatan atau paling sedikit 10 Kecamatan di wilayah Kabupaten Gunungkidul,” terang Ruslan.

Syarat menyerahkan Berkas Pendaftaran, yakni Model B.1-KWK Perseorangan, Model B.2-KWK Perseorangan, Model B.4-KWK PerseoranganSosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul Tahun 2015 Kepada Parpol dan Tim Calon Independen.

Masa Pendaftaran Calon lewat Partai Politik, 26-28 Juli 2015.

Menjawab pertanyaan perwakilan Partai Politik yang hadir, Ketua KPU Gunungkidul menjelaskan bahwa dalam proses verifikasi faktual menggunakan KTP terbaru, bekerja sama dengan Disdukcapil Gunungkidul. Selanjutnya, verifikasi dilakukan oleh PPS dengan verifikasi door to door ke pendukung Calon Bupati dan Wakilnya.

KPU Kabupaten Gunungkidul akan menerbitkan SK tentang persentase perolehan suara atau perolehan kursi di DPRD untuk pegangan partai politik dalam pengajuan bakal calon bupati.

Mengenai visi-misi calon Bupati, KPU berkoordinasi dengan Bappeda Gunungkidul dengan pertemuan Tim Calon Bupati, KPU, dan Bappeda dalam penetapan visi-misi Calon Bupati. Sementara pengunduran diri Calon Bupati dari PNS/TNI/Polri sesuai UU ASN (Undang-undang Aparatur Sipil Negara).

“Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Bupati Gunungkidul sudah dianggarkan 1,8 miliar yang digunakan antara lain untuk Debat calon, pemasangan alat peraga kampanye, pemasangan bahan kampanye, dan iklan di media cetak-elektronik,” kata Ruslan.

Pelantikan PPK

Kamis (28/5/2015), KPU Gunungkidul melantik PPK dari 18 kecamatan se-Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo Pemkab Gunungkidul.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan SK Pengangkatan PPK, Pembacaan Sumpah/Janji oleh PPK, Pembacaan Pakta Integritas oleh Perwakilan PPK, sambutan Wakil Bupati Gunungkidul dan Ketua KPU Gunungkidul, diakhiri Bimtek Pembekalan PPK.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menekankan pentingnya PPK untuk menjaga kehidupan demokrasi. PPK dituntut bekerja secara profesional dan siap menghadapi berbagai persoalan dan tantangan selama proses tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul tahun 2015.