Ramadhan 1436 H, Ponpes Al-Munawwir Krapyak Buka Program Khusus Bagi Masyarakat Umum

PROGRAM KHUSUS - PP Al-Munawwir Krapyak memfasilitasi masyarakat yang ingin memperdalam Islam saat Ramadhan 1436 H. (Foto: Arif Giyanto)
PROGRAM KHUSUS – PP Al-Munawwir Krapyak memfasilitasi masyarakat yang ingin memperdalam Islam saat Ramadhan 1436 H. (Foto: Arif Giyanto)

Sewon, JOGJADAILY ** Bagi Anda yang ingin menambah pengetahuan keislaman, Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak menyelenggarakan Program Khusus Ramadhan (PKR), mulai hari ini, Kamis (18/6/2015) hingga Selasa (7/7/2015), dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1436 H.

“Tujuan PKR ini adalah meningkatkan pemahaman santri dan anggota masyarakat tentang pengetahuan agama Islam, membangun insan kamil yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia, dan memperkenalkan suasana Ramadhan khas pondok pesantren dengan berbagai acara religius,” ujar Ketua Panitia, Syarif Munawwir Ghozali, dirilis PP Al-Munawwir.

Kegiatan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin memperdalam ilmu agama, dengan metode tradisi pesantren, yaitu kajian kitab kuning (klasik) yang secara langsung diasuh kyai maupun ustadz.

“Kitab yang dikaji selama kegiatan PKR meliputi bidang Qiraat Al-Quran, Fikih, Akidah, Hadits, Tafsir, Akhlak, Tasawuf, Sejarah,” terang Syarif.

Ia menjelaskan, program kegiatan PKR kali ini terbagi menjadi empat, yaitu Program Tingkat Dasar (al-ibtida), Tingkat Menengah (al-mutawassithoh), Tingkat Atas (al-‘aliyah), dan Program Lansia (al-masyayikh). Masing-masing tingkatan disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan kemampuan peserta atau santri berdasarkan pengisian form Pendaftaran.

“Dalam acara pembukaan PKR ini akan diadakan Halaqah Syahriyah Kubra dengan rangkaian acara mujahadah, dzibaiyyah, khitobah. Kegiatan ini diikuti seluruh santri PP Al-Munawwir,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris PKR, Sutri Cahyo Kusumo, menambahkan, kegiatan PKR akan lebih mengena apabila diimbangi dengan kerja sama antara organisasi-organisasi sosial keagamaan di masyarakat, seperti Ikatan Remaja Masjid dan pesantren dalam pendidikan keagamaan.

“Masyarakat, khususnya muda-mudi, akan mendapatkan kesempatan memanfaatkan bulan puasa untuk mendalami, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama. Implikasinya, mereka mendapatkan keseimbangan dalam pengetahuan jasmani dan ruhani, material dan spiritual,” tutur Sutri.

PKR membuka pendaftaran sejak 1 Juni 2015 yang lalu dan ditutup 27 Juni 2015.

Sekilas Ponpes Al-Munawwir

Pondok Pesantren Al-Munawwir didirikan KH Muhammad Munawwir bin Abdullah Rosyad, 15 November 1911. Semula bernama Pondok Pesantren Krapyak, karena terletak di Dusun Krapyak.

Pada 1976, nama pondok pesantren tersebut ditambah dengan ‘Al-Munawwir’. Penambahan nama bertujuan untuk mengenang pendirinya, yaitu KH. M. Munawwir.

Pondok ini kini tidak hanya mengkhususkan pendidikannya dalam bidang Al-Quran, tetapi juga kitab-kitab kuning (kutubussalafu assholih) yang kemudian disusul penerapan sistem madrasah klasikal.

Pada pertengahan 2004, PP Al-Munawwir bekerja sama dengan SMK Ma’arif I Kretek Bantul membuka sekolah menengah kejuruan (SMK) program khusus dengan jurusan mekanik otomotif.

Periodesasi kepengasuhan pondok pesantren ini secara berurutan adalah KH. Muhammad Munawwir (1910-1942), KH. Abdullah Affandi Munawwir dan KH. R. Abdul Qodir Munawwir (1941-1968), KH. Ali Maksum (1968-1989), KH. Zainal Abidin Munawwir (1989-2014), KH. Muhammad Najib Abdul Qodir (2014-sekarang).