Tingkatkan Mutu Perikanan Non-Konsumsi, Dislautkan DIY Lakukan Registrasi dan Verifikasi

Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. (Foto: Arif Giyanto)
Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan DIY. (Foto: Arif Giyanto)

Gondokusuman, JOGJADAILY ** Untuk meningkatkan jaminan mutu hasil perikanan non-konsumsi, Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dislautkan DIY) melakukan Registrasi dan Verifikasi Unit Penanganan dan Pengolahan Hasil Perikanan Non Konsumsi (UPPN), Kamis (4/6/2015) di Ruang Kakap Merah.

Dirilis Dislautkan DIY, kegiatan ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Lautkan DIY dan Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) 2015.

Acara mengundang seluruh unit produsen dan pemasar di kabupaten/kota se-DIY, petugas dinas terkait, serta Direktur Penanganan Pengolahan Hasil Perikanan Non-Pangan/Konsumsi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Efisiensi produk olahan hasil perikanan sangat tergantung pada harga bahan baku, sedangkan mutu produk tergantung pada baik-buruknya teknik pemrosesan dan pengendalian mutu. Untuk memperbaikinya, upaya pembinaan dan pengawasan serta penjaminan mutu dilakukan.

Salah satu upaya penjaminan mutu dapat dilaksanakan melalui program pendidikan (pelatihan dan bimbingan teknis), penyuluhan, dan pembinaan kelompok.

Bimbingan Teknis 2015

Pada 2015, Dislautkan DIY menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan untuk 90 orang pengolah dalam tiga angkatan. Bimtek Angkatan I sebanyak 30 orang pengolah, telah dilaksanakan pada 11-13 Mei 2015.

Bimtek Angkatan II dilaksanakan 3-5 Juni 2015, diikuti oleh 30 orang pengolah pemula dan lanjut dari kabupaten se-DIY. Bimtek Angkatan III direncanakan pada minggu ketiga Oktober 2015.

Bimtek dimaksudkan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan pengolahan produk perikanan bagi pengolah pemula, meningkatkan diversifikasi produk olahan dan pemasaran hasil perikanan bagi pengolah pemula, serta menjalin kerja sama antar-pengolah hasil perikanan.

Sementara tujuan Bimtek adalah meningkatkan ketersediaan produk perikanan, mengoptimalkan tingkat konsumsi ikan per kapita di DIY, dan meningkatkan jaringan pemasaran produk perikanan.

Materi bimtek meliputi kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan dalam bidang bina usaha, cara pengolahan bahan baku asal ikan untuk menjaga nilai gizi, penumbuhan jiwa wirausaha, pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya ikan, penerapan Good Manufacturing Product (GMP) dan Standard Sanitary Operasional Prosedur (SSOP) produk perikanan, akses permodalan.

Selain itu, cara membangun jaringan pemasaran produk hasil perikanan; pemantapan kelompok menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA); pengawasan dan penjagaan mutu ikan yang baik dan aman dikonsumsi; materi produk olahan dan praktik pengolahan produk hasil perikanan.