Jajaki Kemungkinan Province Sister, Dubes Hongaria Kunjungi Yogyakarta

PROVINCE SISTER - , Duta Besar Hongaria, Judit Ne'metu Pack, bertemu Gubernur DIY di Gedung Willis Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (3/7/2015). (Foto: Humas DIY)
PROVINCE SISTER – Duta Besar Hongaria, Judit Ne’metu Pack, bertemu Gubernur DIY di Gedung Willis Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (3/7/2015). (Foto: Humas DIY)

Kepatihan, JOGJADAILY ** Untuk menjajaki kemungkinan kerja sama province sister, Duta Besar Hongaria, Judit Ne’metu Pack, berkunjung ke Yogyakarta. Bertempat di Gedung Willis Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sri Sultan HB X menerima Dubes Judit pada Jumat (3/7/2015).

“Dalam bidang pendidikan, pertumbuhan mahasiswa yang belajar di kedua belah pihak sangat signifikan,” ujar Dubes Judit, dirilis Humas DIY.

Ia mengatakan, dalam bidang bisnis, masih dijajaki, bidang bisnis apa yang perlu dikerjasamakan antara Hongaria dengan Indonesia, khususnya DIY.

Menurutnya, ada beberapa bisnis potensial, di antaranya bidang garmen, pengelolaan air, porselen, serta kerajinan. Hongaria juga berkeinginan mengimpor hasil kebun, antara lain teh, kopi, cokelat, untuk mendukung pengusaha DIY supaya tidak kekurangan bahan baku, sekaligus mendukung tumbuhnya perekonomian kedua belah pihak.

Menurut rencana, Perdana Menteri Hongaria akan berkunjung ke Indonesia sekitar November 2015, untuk menindaklanjuti hasil pertemuan kali ini.

Sementara itu, Gubernur DIY sangat senang mendapat kehormatan kunjungan Dubes Hongaria, meski baru dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang seni budaya dan pendidikan, serta tidak menutup kemungkinan, di bidang bisnis.

Gubernur sangat tertarik pada vokasi di bidang pendidikan, yaitu adanya sertifikat profesi yang seyogianya dipunyai profesional agar bisa digunakan untuk bersaing di dunia internasional.

“Pendidikan itu tidak semata-mata memperoleh ijasah, namun juga lebih ditekankan untuk mempunyai certificate quality profesi bagi si pelaku, sehingga mereka bisa berkompetisi secara global di dunia internasional,” terang HB X.

Vokasi tersebut diharapkan dapat melatih para pengrajin, sehingga bisa Go International, seperti telah disiapkan akademi komunitas yang di rintis di DIY kini.

Kerja Sama UTY dan BBS Hongaria

Pada Kamis (7/3/2013), Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) mengadakan kerja sama dengan Budapest Business School (BBS) Hongaria. Penandatangan MoU antara UTY dengan BBS dilakukan di Hotel Mariot Budapest. MoU ditandatangani Prof Widhi Agus Pratikto dan Eva Sandor-Kriszt.

Dirilis UTY, Widhi Agus Pratikto menyampaikan, isi MoU adalah kerja sama dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah internasional. Beberapa aspek yang menjadi fokus kerja sama penelitian dan pengembangan antara UTY dan BBS, di antaranya tentang Information and Communications Technology (ICT) Innovation dan hal-hal terkait integrasi jaringan dan analisis social information, pengembangan analisis dampak ICT dalam proses sistem logistik, dan pengembangan metode dan teknologi barunya.

Selain itu, dukungan secara teoretis dan metodis pembentukan Pusat Studi Ekonomi dan Keuangan untuk analisis risiko, berikut pengembangan struktur operasionalnya dan pengembangan kondisi baru yang didukung secara sistematis oleh ICT, serta analisis isu keamanan pangan dan analisis kualitas bahan makanan yang berfokus pada konsumsi di Asia Tenggara.