Jajaki Kerja Sama Ekonomi dan Pendidikan, Dubes Filipina Kunjungi Pemkot Yogyakarta

PENJAJAKAN - Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen B. Isletta, diterima Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Ruang Kerja Walikota, Kamis (9/7/2015). (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)
PENJAJAKAN – Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen B. Isletta, diterima Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Ruang Kerja Walikota, Kamis (9/7/2015). (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Gondokusuman, JOGJADAILY ** Menjajaki kemungkinan kerja sama, Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Maria Lumen B. Isletta, mengunjungi Pemerintah Kota Yogyakarta. Dubes Maria menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemkot Yogyakarta kepada Pemerintah Filipina. Ia menyampaikan keinginan menjalin kerja sama.

“Kami harapkan pertemuan ini bisa menjadi titik awal kita untuk menjalin kerja sama dalam bidang perekonomian, pendidikan, dan lain-lain,” ujar Maria saat diterima Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Ruang Kerja Walikota, Kamis (9/7/2015), dirilis Humas Pemkot Yogyakarta.

Menurutnya, orang Filipina memiliki kemiripan karakter dengan orang Indonesia, yakni ramah, mudah tersenyum, dan suka bercanda.

“Kami mendengar bahwa di sini, Mary Jane sering mendapatkan dukungan dan doa dari warga Yogyakarta. Kami sangat berterima kasih,” katanya.

Menyambut Dubes Filipina, Walikota Yogyakarta mengungkapkan, warga Filipina di Kota Yogyakarta diperlakukan baik, sama dengan warga Indonesia.

Kunjungan Tiongkok

Bukan hanya kali ini saja, Pemkot Yogyakarta dikunjungi perwakilan negara lain. Pada Senin (31/3/15), Konsul Jenderal RRT (Republik Rayat Tiongkok), Yu Hong, juga bertemu Wali Kota Yogyakarta.

Dilansir dari Jia Xiang, selain membuka konsulat di Surabaya, Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia juga membuka kantor di Medan dan Bali. Yu Hong menuturkan, tidak menutup kemungkinan, suatu saat akan dibuka konsulat di Yogyakarta.

“DIY memiliki banyak daya tarik, di antaranya sekolah dan universitas yang ada. Selain itu, potensi pariwisata dengan aneka pernik budaya beserta seniman yang ada,” tutur Konjen Yu.

Kepada Sultan, Yu Hong berjanji akan lebih banyak mendorong masyarakat Tiongkok untuk bisa berkunjung ke Yogyakarta dengan pesona budaya dan kesenian yang nantinya bisa berkembang menjadi hubungan lebih erat.

Hal ini dibuktikan dengan keinginan banyak pelajar Tiongkok mempelajari bahasa Indonesia sebelum mereka berkunjung ke Yogyakarta. Bahkan ia ingin mendirikan pusat pendidikan dan lembaga kebudayaan Tiongkok di Yogyakarta.

Sementara itu, Walikota mengatakan, warga Tiongkok yang berwisata di Yogyakarta cukup banyak. Selain itu, hubungan antara Kota Yogyakarta dengan Tiongkok sangat baik. Beberapa kota di Tiongkok, antara lain Kota Kumming dan Sanghai, telah menjalin kerja sama dengan Yogyakarta.