Jelang Muktamar Muhammadiyah ke-47, 82 Nama Siap Diajukan ke Sidang Tanwir

JELANG MUKTAMAR - Ketua Panitia Pemilihan Muktamar Muhammadiyah 2015, Dahlan Rais, saat Media Gathering, di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro Kota Yogyakarta, Jumat (10/7/2015). (Foto: Arif Giyanto)
JELANG MUKTAMAR – Ketua Panitia Pemilihan Muktamar Muhammadiyah 2015, Dahlan Rais, saat Media Gathering, di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro Kota Yogyakarta, Jumat (10/7/2015). (Foto: Arif Giyanto)

Gondokusuman, JOGJADAILY ** Sidang Tanwir Muhammadiyah, 1-2 Agustus 2015 di Makassar akan memilih 39 dari 82 Calon Pimpinan Pusat Periode 2015-2020 menjadi Calon Tetap. Selanjutnya, pada Sidang Muktamar, 4 Agustus 2015, akan dipilih 13 nama dari Calon Tetap.

“Pada saat proses penelitian calon terdapat 1 calon yang meninggal dunia, sehingga terdapat 82 nama calon yang memenuhi syarat atau lolos, yang selanjutnya akan dibawa ke Sidang Tanwir,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Muktamar Muhammadiyah 2015, Dahlan Rais, saat Media Gathering, di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro Kota Yogyakarta, Jumat (10/7/2015).

Dahlan menjelaskan, 13 Calon Terpilih Anggota PP Muhammadiyah tersebut lalu bermusyawarah mufakat untuk menetapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Periode 2015-2020 yang disahkan oleh Muktamar, sekaligus mengumumkan nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah.

Proses Seleksi

Dalam Sidang Pleno ke-3, pada 4 Juli 2015, di Yogyakarta, Panitia Pemilihan Muktamar Muhammadiyah 2015 meneliti dan menganalisis nama-nama calon Anggota PP Muhammadiyah 2015-2020.

“Pemilihan Anggota Pimpinan PP Muhammadiyah 2015-2020 di Makassar diselenggarakan oleh Panitia Pemilihan Muktamar yang dibentuk pada Sidang Tanwir Muhammadiyah di Samarinda pada 2014,” terang Dahlan.

Ia menjelaskan, proses pemilihan Anggota Pimpinan PP Muhammadiyah melalui tiga tahapan, yaitu pengusulan, penelitian, dan pemilihan.

“Calon Anggota PP Muhammadiyah diusulkan oleh Anggota Tanwir sebanyak 204 orang, terdiri dari Anggota PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Perwakilan Pimpinan Daerah, serta Pimpinan Ortom,” ucapnya.

Pada 15 Januari 2015, sambungnya, Panitia Pemilihan menerima usulan 200 nama bakal calon. Setelah diadakan penelitian sesuai dengan Tata Tertib Pemilihan bahwa nama yang bisa masuk tahapan lebih lanjut, sekurang-kurangnya diusulkan oleh minimal 3 orang. Diperolehlah 108 bakal calon yang dinyatakan lolos dan 82 tidak lolos.

“Tanggal 30 Juni 2015, Panitia Pemilihan menerima pengembalian 96 formulir pernyataan bersedia/tidak bersedia dari 108 nama calon dengan rincian, 83 menyatakan bersedia dan 13 calon menyatakan tidak bersedia,” kata Dahlan.

Tidak Bersedia

Sejumlah calon Anggota PP Muhammadiyah 2015-2020 menyatakan tidak bersedia. Sebagian dari mereka adalah tokoh berpengaruh di pentas nasional. Sebutlah Malik Fadjar (Jakarta), Hamdan Hambali (Yogyakarta), M. Muchlas Abror (Yogyakarta), Hasan Alaydrus (Banten), serta mantan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto.

Media Gathering juga membagikan buku berjudul Muhammadiyah 100 Tahun Menyinari Negeri karya Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.