Jelang Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-70, Kabupaten Sleman Gelar Lomba Tumpeng

CERMAT - Peserta Lomba Tumpeng Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-70 Kabupaten Sleman. (Foto: Pemkab Sleman)
CERMAT – Peserta Lomba Tumpeng Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-70 Kabupaten Sleman. (Foto: Pemkab Sleman)

Sleman, JOGJADAILY ** Menjelang Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-70, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar bermacam perlombaan. Salah satunya, Lomba Menata dan Menghias Tumpeng Nasi Putih dan Tumpeng Nasi Kuning di Rumah Dinas Bupati Sleman oleh, Rabu (5/8/2015).

“Tujuan lomba ini untuk melestarikan tradisi membuat tumpeng sekaligus ajang silaturahmi para Ibu Penggerak PKK,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo, dirilis Pemkab Sleman.

Penilaian lomba yang diikuti perwakilan kecamatan se Kabupaten Sleman tersebut meliputi kreasi, citarasa, dan penyajian, dengan waktu penataan 30 menit. Dewan Juri Lomba terdiri dari Anggota Omkara Resort, Wahyu Austin Party, dan AKS Tarakanita.

Juara I Lomba Tumpeng Putih diraih Desa Sumbersari Kecamatan Moyudan atas nama penyaji, Yudaning Astuti. Juara II diberikan kepada Desa Sinduadi Jombor Lor dengan penyaji, Puji Astuti. Sementara Juara III jatuh kepada Desa Sumberharjo Prambanan atas nama penyaji, Listinawati.

Untuk Lomba Tumpeng Kuning, Juara I diraih Desa Condong Catur Depok, dengan nama penyaji, Menik Sukarni. Juara II diserahkan kepada Desa Tridadi Sleman dengan penyaji, Lin Widiyani. Juara III diraih Desa Kalitirto Berbah dengan penyaji, Rumi Artani.

Juara Pertama Lomba Tumpeng akan dipesan Panitia dan disajikan dalam Resepsi Kenegaraan, Selasa (18/8/2015) di Pendopo Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman. Para Juara mendapatkan tropi, piagam, dan uang pembinaan.

Lomba Cipta Menu B2SA

Pada waku yang bersamaan, dilombakan pula, Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) berbasis Sumberdaya Lokal Tahun 2015 yang diadakan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman.

“Tujuan lomba, meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingya konsumsi pangan beragam, kreativitas dalam mengembangkan olahan, dan membangun budaya keluarga untuk mengkonsumsi aneka ragam jenis olahan pangan dengan porsi yang seimbang, sesuai kebutuhan tubuh,” terang Ketua Panitia, Sukarno.

Peserta Lomba Cipta Menu B2SA terdiri dari PKK Desa untuk mewakili masing-masing kecamatan dengan perserta sejumlah 17 meja olahan. Tampilan dan penataan setiap meja menyajikan makanan dan minuman sehat yang dikemas, ditata, serta diolah dengan berbagai jenis nama masakan. Waktu yang disediakan panitia untuk menata dan mengemas serta menyajikan adalah 45 menit.

Juara I diraih PKK Moyudan, Juara II PKK Pakem, Juara III PKK Sleman, Juara Harapan I PKK Mlati, Juara Harapan II PKK Minggir, dan Juara Harapan III PKK Ngaglik.

Lomba-lomba menarik lain adalah Lomba Senam Poco-Poco, Senam dan Jalan Sehat, serta Lomba Penataan Arsip antar-SKPD.