Peduli Persoalan Masyarakat, 3.277 Mahasiswa UII Ikuti KKN Antar-Waktu 2014/2015

MENGABDI - Rektor UII, Harsoyo, ketika melepas Tim KKN UII, di Lapangan Sepakbola UII Kampus Terpadu, Kamis (6/8/2015). (Foto: Humas UII)
MENGABDI – Rektor UII, Harsoyo, ketika melepas Tim KKN UII, di Lapangan Sepakbola UII Kampus Terpadu, Kamis (6/8/2015). (Foto: Humas UII)

Ngemplak, JOGJADAILY ** Sejumlah 3.2777 mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) turut dalam KKN Antar-Waktu Tahun Akademik 2014/2015. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengajari mahasiswa untuk dekat dan peduli pada persoalan di tengah masyarakat.

“Sebagai bagian dari masyarakat, mahasiswa maupun kampus memang dituntut untuk menjalankan peran sosialnya. Salah satunya, melalui KKN. Dengan ini, mereka tidak menjadi Menara Gading yang terpisah dari kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya,” ujar Rektor UII, Harsoyo, ketika melepas Tim KKN UII, di Lapangan Sepakbola UII Kampus Terpadu, Kamis (6/8/2015), dirilis Humas UII.

Ia menjelaskan, Program KKN ke berbagai pelosok daerah merupakan salah satu bagian dari prasyarat akademik yang wajib diikuti mahasiswa. Di balik prasyarat akademik KKN, terkandung esensi penting pelaksanaan program, yakni berkontribusi solusi, menyelesaikan masalah yang ada.

“Tentunya hampir setiap kampus di Jogja juga memiliki program KKN. Namun sebagai mahasiswa UII yang bernapaskan religiusitas, Saudara juga mengemban tugas untuk mengaplikasikan pengetahuan keislaman yang dipelajari di kampus,” tegasnya.

Dari tahun ke tahun, sambungnya, pelaksanaan KKN di UII selalu konsisten membawa misi pengabdian masyarakat dan juga Dakwah Islamiyah. Hal ini merupakan wujud kepedulian UII untuk turut menggerakkan potensi yang ada di masyarakat.

Menurut Harsoyo, terjun ke tengah masyarakat bukan dengan cara menggurui masyarakat. Sebab, pada dasarnya, masyarakat telah memiliki pengetahuan lokal dan karakternya tersendiri.

“Yang lebih penting adalah bagaimana Saudara dapat menjadi orang yang mampu melibatkan aktor-aktor di masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan potensi yang mereka miliki. Bukan seperti single fighter,” pesannya.

Karena citra positif yang ditunjukkan mahasiswa KKN UII, Rektor mengungkapkan, berbagai kepala daerah selalu mengundang mahasiswa UII untuk terjun ke daerahnya.

21 Kecamatan

Sementara itu, Kepala Pusat KKN UII, Unggul Priyadi, menuturkan, para mahasiswa UII akan terbagi menjadi 399 unit. Dari jumlah tersebut, mereka akan diterjunkan ke wilayah yang meliputi 21 kecamatan, 66 desa, dan 399 dusun di berbagai kabupaten seperti Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Boyolali, Purworejo, dan Klaten.

Pelaksanaan KKN secara resmi dimulai 10 Agustus dan berakhir 10 September 2015 mendatang. Kabupaten Sleman merupakan kabupaten yang paling sedikit menjadi tujuan KKN mahasiswa UII.

Pelepasan KKN Antar-Waktu Tahun Akademik 2014/2015 dihadiri para dosen pembimbing lapangan beserta Direktur DPPM UII, Prof Akhmad Fauzy.