Savinna, Drone Laut Multiguna Kreasi Mahasiswa UGM

DRONE LAUT - Presiden Joko Widodo saat mengunjungi stan UGM dalam Indonesia Convention Exhibition (ICE), Banten, Selasa (4/8/2015). (Foto: Humas UGM)
DRONE LAUT – Presiden Joko Widodo saat mengunjungi stan UGM dalam Indonesia Convention Exhibition (ICE), Banten, Selasa (4/8/2015). (Foto: Humas UGM)

Tangerang, JOGJADAILY ** Sebuah kendaraan tanpa awak yang dapat digunakan sebagai pelindung, penjelajah, sekaligus pemeta dasar laut diperkenalkan Universitas Gadjah Mada (UGM). Produk kapal tanpa awak buatan mahasiswa tersebut menarik perhatian Presiden Joko Widodo.

Produk tersebut dinamai Savinna. Sebuah produk inovasi semacam drone laut yang bisa digunakan untuk mengawasi wilayah laut Republik Indonesia, bahkan bisa digunakan untuk kegiatan surveilans dan eksplorasi.

“Ini buat apa?” ujar pengembang Savinna, Malik Khidir, menirukan pertanyaan presiden kepadanya, saat pembukaan Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (4/8/2015), dirilis Humas UGM.

Malik menjelaskan, Savinna berukuran 2 x 1 meter persegi dengan berat kurang lebih 50 kilogram, dengan tinggi kurang lebih 0,5 meter. Kapal ini bisa dikendalikan menggunakan remote control dan teknologi GPS. Savinna memiliki daya jangkau 20 kilometer dengan kecepatan 6 knot.

“Kapal ini bisa mengurangi penggunaan kapal TNI AL yang ada di laut,” terangnya.

Menurut Malik, produk drone laut ini masih terus dikembangkan. Ia tengah berupaya agar kapal tanpa awak tersebut dapat digunakan, meski terkena arus gelombang besar.

“Saya meminta dukungan pada Pak Jokowi agar kami terus bisa berkarya,” ucap mahasiswa kelahiran Yogyakarta, 23 tahun lalu itu.

Smart City Solution

Indonesia Convention Exhibition (ICE) adalah pameran hasil produk unggulan inovasi teknologi dan kuliner dari berbagai instansi dan perusahaan. Acara diikuti berbagai kementerian, perusahaan telekomunikasi, dan perguruan tinggi.

UGM memamerkan berbagai program, unit bisnis, dan inisiatif yang telah dilakukan, berkaitan dengan percepatan inovasi dan teknologi. Beberapa di antaranya adalah Innovative Academy, Gama Techno, dan Produk Kreativitas Mahasiswa.

Usai membuka pemeran, didampingi Rektor UGM, Prof Dwikorita Karnawati, Presiden Joko Widodo berkesempatan meninjau stan milik UGM yang memamerkan 8 produk teknologi. Sekitar 5 hingga 7 menit Jokowi meluangkan waktu untuk mendengarkan langsung penjelasan, terkait inovasi Smart City Solution.

Smart City Solution adalah implementasi sistem dan teknologi informasi yang berfokus pada 4 sektor, yakni pendidikan, layanan pemerintah, industri transportasi dan logistik, serta gaya hidup. Hal ini sejalan dengan visi UGM yang mendukung pengembangan Kota Pintar yang berciri less paper, less time, less cash, dan less complexity.