Makrab 2015, Mahasiswa Pendidikan Matematika UMBY Bagi-bagi Sembako

BAGI SEMBAKO - Makrab Pendidikan Matematika UMBY 2015 membagikan sembako kepada masyarakat. (Foto: Himatika UMBY)
BAGI SEMBAKO – Makrab Pendidikan Matematika UMBY 2015 membagikan sembako kepada masyarakat. (Foto: Himatika UMBY)

Pakem, JOGJADAILY ** Malam Keakraban (Makrab) mahasiswa baru Pendidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) tahun ini didesain berbeda-beda. Mendekatkan mahasiswa dengan masyarakat, Makrab diisi dengan bagi-bagi sembako kepada warga.

“Makrab 2015 sekaligus mengajarkan pada mahasiswa baru tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satunya, mengabdi pada masyarakat. Sebagai mahasiswa, harus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kaprodi Pendidikan Matematika UMBY, Nanang Khuzaini, kepada Jogja Daily, Selasa (29/9/2015).

Menurutnya, tujuan Makrab adalah menyatukan mahasiswa baru dengan generasi sebelumnya. Berbeda dengan penyelenggaraan Makrab sebelumnya, kali ini sebagian dosen turut hadir, meramaikan suasana.

“Saya begitu gembira kali ini. Teman-teman bisa bersatu dalam kegiatan dan pergaulan antara kampus 1 dan kampus 2. Hal semacam ini tolong ditingkatkan, karena biasanya, egoisme sulit untuk diredam,” kata Nanang.

Sekira 50 mahasiswa menjadi peserta Makrab 2015, selama dua hari satu malam, 26-27 September 2015. Mereka berkeliling, mengunjungi masyarakat sekitar, serta berbagi sembako.

Acara yang digelar di Asrama Subang Kaliurang tersebut juga dimeriahkan dengan malam inagurasi, lomba antar-kelompok, senam pagi, pengabdian pada masyarakat, outbond, dan serah terima jabatan Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) Pengurus Periode 2014 kepada Pengurus Periode 2015.

“Terlihat semangat yang begitu menggebu dari air muka wajah mereka. Mahasiswa baru berasal dari bermacam daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara, Lampung, Jawa, Maluku, Kepulauan Riau,” papar Nanang.

Banyak agenda yang diinisiasi mahasiswa. Hal tersebut, sambung Nanang, layak diapresiasi.

“Selalu berkarya untuk negeri dan tetap setia pada proses. Mari bersiap untuk hal besar dan spektakuler selanjutnya,” pungkas Nanang.

Pentingnya Pendidikan Matematika

Dalam kesempatan dan tempat berbeda, pengamat pendidikan, Anang Arum Pamungkas, mengatakan, pendidikan matematika sangatlah penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Kualifikasi mahasiswa Pendidikan Matematika UMBY harus terus ditingkatkan.

“Sekarang ini era otonomi daerah. Semua lulusan perguruan tinggi diharapkan kembali pulang setelah lulus, dan membangun daerahnya masing-masing. Eksplorasi potensi daerah, sangat ditentukan oleh kemampuan matematika warganya,” terang Anang.

Ia menjelaskan, semua sektor kehidupan membutuhkan matematika. Siapa yang dapat memahami dan memanfaatkan matematika maka ia dapat berkompetisi dalam dunia global yang tidak lagi dibatasi geografi seperti masa sekarang.

“Bagi para calon pendidik matematika, bersemangatlah. Karena di luar sana, banyak anak-anak Indonesia yang membutuhkan sentuhan guru matematika berkualitas. Matematika layak disajikan sebagai mata pelajaran menyenangkan, bukan momok yang ditakuti siswa,” ucap salah satu pelopor Mathventure Goes To Alor 2015 tersebut.