Pilkada Bantul 2015: 1.768 TPS, 685.920 DPS, Anggaran Rp23.496.868.500

NOMOR URUT - Pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul, Selasa (25/8/2015), di pendopo KPUD Bantul. (Foto: KPUD Bantul)
NOMOR URUT – Pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul, Selasa (25/8/2015), di pendopo KPUD Bantul. (Foto: KPUD Bantul)

Bantul, JOGJADAILY ** Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar pada Rabu (9/12/2015). Pemerintah Kabupaten Bantul telah menyiapkan anggaran Pilkada sebesar Rp23.496.868.500. Sejumlah Rp18.628.446.500 dialokasikan untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bantul.

“Anggaran dana Pemilukada ini ditetapkan pada tanggal 15 Mei 2015 setelah diterbitkannya Permendagri No 44 tahun 2015, dan akan digunakan untuk kegiatan Pemilukada,” ujar Yugo, perwakilan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bantul, Senin (7/9/2015), dirilis Pemkab Bantul.

Selain KPUD, sejumlah Rp3.384.144.000 diperuntukkan bagi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), sebesar Rp1.285.278.000 untuk keamanan (Satpol PP-Polres-Kodim), serta untuk Kesbangpolinmas sebesar Rp200 juta.

Sekretaris KPUD Bantul, Tri Tujiana, mengatakan dana tersebut merupakan hasil koordinasi KPUD Bantul dengan Pemkab Bantul.

“Dari total jumlah anggaran Pemilukada Bantul 2015 ini, dana yang dialokasikan ke KPUD akan digunakan mulai dari persiapan pra-Pemilukada hingga pelaksanaannya. Jumlah TPS yang ada di Bantul adalah 1.768 dengan jumlah DPS (Daftar Pemilih Sementara) sebanyak 685.920,” ungkapnya.

Pilkada Bantul 2015 akan memilih dua pasangan calon. Berdasarkan hasil undian nomor urut, pasangan calon Suharsono-H. Abdul Halim Muslih mendapatkan nomor urut 1, sementara pasangan calon Sri Surya Widati-Misbakhul Munir mendapatkan nomor urut 2.

KPUD Bantul juga telah menetapkan jadwal waktu dan lokasi kampanye, dimulai 27 Agustus 2015. Untuk pembagian waktu masing-masing pasangan calon secara bergantian mendapatkan alokasi yang sama.

Pada waktu pasangan calon mendapatkan alokasi waktu kampanye dapat digunakan untuk berbagai metode kampanye seperti pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialog, atau kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan peraturan perundang-undangan, seperti kegiatan kebudayaan (pentas seni, panen raya, konser musik), kegiatan olahraga (jalan santai, sepeda santai), kegiatan sosial (bazaar, donor darah, perlombaan, Harlah ) dan atau kampanye melalui media sosial.

Khusus untuk kampanye dalam bentuk rapat umum dengan jumlah terbatas, untuk pasangan nomor urut 2 dialokasikan pada 22 November 2015 di Lapangan Trirenggo dan pasangan nomor urut 1 pada 29 November 2015 di lapangan Ringinharjo.

810 Pasangan

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaporkan, pendaftaran pasangan calon pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota pada 9 provinsi, 34 kota, dan 224 kabupaten telah dilaksanakan serentak oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, pada 26-28 Juli 2015.

Para calon pemimpin daerah ini meliputi pasangan calon yang diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik dan perseorangan.

Komposisi jumlah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang telah mendaftar di KPU provinsi sebanyak 20 pasangan calon yang tersebar di 9 provinsi. Dari 20 pasangan calon ini, 2 di antaranya pasangan calon perseorangan dan 18 pasangan calon melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik.

Jumlah pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah mendaftar di KPU kabupaten sebanyak 676 pasangan calon, tersebar di 223 kabupaten. Sebanyak 126 pasangan di antaranya adalah pasangan calon perseorangan dan sebanyak 550 pasangan calon melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik.

Pasangan calon walikota dan wakil walikota yang telah mendaftar di KPU kota sebanyak 114 pasangan calon yang tersebar di 36 kota. Sebanyak 28 pasangan di antaranya adalah pasangan calon perseorangan dan sebanyak 86 pasangan calon melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik.

Jadi, total pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah sebanyak 810 pasangan yang tersebar di 268 provinsi dan kabupaten/kota, 156 pasangan calon di antaranya melalui jalur perseorangan dan 654 pasangan calon melalui jalur partai politik atau gabungan partai politik. Di antara itu semua, terdapat 122 pasangan calon petahana.

Pada Kabupaten Bolaang Mongongdow Timur, tidak ada satu pun pasangan calon yang mendaftar. Sejumlah 14 daerah hanya memiliki satu pasangan calon yang mendaftar dan ada 15 daerah yang memerlukan perpanjangan masa pendaftaran.

Untuk jumlah calon kepala daerah laki-laki sebanyak 752 orang, jumlah calon kepala daerah perempuan sebanyak 58 orang, jumlah calon wakil kepala daerah laki-laki sebanyak 746 orang, dan jumlah calon wakil kepala daerah perempuan sebanyak 64 orang.