Event Wisata Baru Jogja, Kirab Budaya Menoreh dan Kulon Progo Fashion Day Carnival

MERIAH - Festival Budaya Menoreh melibatkan peserta dari luar daerah mendapat antusiasme warga. (Foto: Pemkab Kulon Progo)
MERIAH – Festival Budaya Menoreh melibatkan peserta dari luar daerah mendapat antusiasme warga. (Foto: Pemkab Kulon Progo)

Wates, JOGJADAILY ** Bagi Anda pemburu event wsiata kejogjaan, ada tontonan menarik yang layak Anda catat. Memperingati Hari Jadi ke-64, Kirab Budaya Menoreh dan Kulon Progo Fashion Day Carnival digelar Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk pertama kalinya.

“Saya berharap, Kulon Progo Fashion Day Carnival dan Kirab Budaya Menoreh akan menjadi karya baru yang mengembalikan nilai-nilai seni, budaya, dan inovasi, dalam rangka melestarikan kebudayaan di DIY,” ujar Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, Rabu (14/10/2015), dirilis Pemkab Kulon Progo.

Bupati Hasto mengatakan, kebudayaan merupakan hasil cipta manusia untuk menciptakan kualitas hidup dalam bermasyarakat. Kulon Progo Fashion Day Carnival dan Kirab Budaya Menoreh, menurutnya, mendukung Jogja Istimewa serta mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat.

“Kegiatan ini akan diingat masyarakat Kulon Progo, karena ada kedinamisan dan nilai-nilai budaya di dalam terciptanya karya seni,” kata Dokter Hasto.

Sementara itu, Ketua penyelenggara Kulon Progo Fashion Day Carnival dan Kirab Budaya Menoreh, Umar Sanusi, menambahkan, kegiatan ini mendorong kreativitas pelaku seni dan budaya di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

“Dalam rangka mengembangkan seni dan budaya serta meningkatkan kreativitas pelaku seni maka Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) menyelenggarakan Kulon Progo Fashion Day Carnival dan Kirab Budaya Menoreh untuk mengangkat budaya tradisional dan kontemporer,” tutur Umar.

Ia menerangkan, tujuan kegiatan ini adalah memacu kreativitas pelaku seni dan budaya, serta menggali potensi budaya lokal di Kulon Progo, sehingga masyarakat mencintai seni dan budayanya sendiri.

Meriah

Acara berlangsung meriah dan disambut antusias oleh warga Kulon Progo. Ribuan warga berjubel di sekitar Alun-alun Wates sejak pagi untuk menyaksikan Drumband AAU Yogyakarta sebagai pembuka.

Peserta yang turut sebanyak 31 kontingen dari kabupaten/kota se-DIY dan Jawa Tengah. Kepulauan Riau pun ikut berpartisipasi memeriahkan acara.

Bupati membuka acara secara resmi dengan memukul kentongan Gara Gangsa.

Salah satu penyaji Kulon Progo Carnival Day. (Foto: Pemkab Kulon Progo)
Salah satu penyaji Kulon Progo Carnival Day. (Foto: Pemkab Kulon Progo)

Kejuaraan Festival Musik Religi Sholawatan Jawa dimenangkan oleh Kecamatan Lendah, diikuti Kecamatan Panjatan, Kecamatan Kokap, Kecamatan Wates, dan Kecamatan Temon. Sementara Hadroh, dijuarai Kecamatan Nanggulan, disusul Kecamatan Pengasih, Kecamatan Lendah, Kecamatan Panjatan, dan Kecamatan Wates.

Untuk Festival Gelar Potensi Desa Budaya dimenangkan Desa Tanjungharjo Kecamatan Nanggulan, diikuti Desa Brosot Kecamatan Galur, Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh, Desa Hargomulyo Kecamatan Kokap, Desa Sedorejo Kecamatan Lendah.

Pada Kirab Budaya Menoreh, Penyaji Terbaik I diraih Kabupaten Wonogiri, Penyaji Terbaik II Kabupaten Banyumas, Penyaji Terbaik III Kabupaten Bantul, Penyaji Terbaik IV Kabupaten Kulon Progo, Penyaji Terbaik V Kabupaten Gunungkidul.

Terakhir, Fashion Day Carnival, dimenagkan Kiskendha Mrahaswara (Kulon Progo), disusul Sanggar R n B (Gunungkidul ), dan Beksa Kinara-kinari (Borobudur Jawa Tengah).