Gerai UMKM Desa Murtigading Sanden Kini Hadir di Kompleks Gedung Veteran Bantul

Gerai UMKM Desa Murtigading Kecamatan Sanden resmi dibuka di Kompleks Gedung Veteran Bantul. (Foto: Akun Instagram @mellatuti)
Gerai UMKM Desa Murtigading Kecamatan Sanden resmi dibuka di Kompleks Gedung Veteran Bantul. (Foto: Akun Instagram @mellatuti)

Bantul, JOGJADAILY ** Ada kabar gembira bagi Anda, pencinta camilan. Kini, Gerai UMKM Desa Murtigading Kecamatan Sanden resmi dibuka di Kompleks Gedung Veteran Bantul. Anda bebas memilih makanan yang Anda suka, baik makanan kering maupun olahan basah.

“Setelah diresmikan maka produk UMKM Murtigading bisa didapatkan di showroom Kompleks Gedung Veteran mulai pukul 09.00,” ujar Penjabat Lurah Desa Murtigading, Rudy Suharta, dirilis Pemkab Bantul.

Produk yang ditampilkan, sambungnya, tidak hanya makanan kering, seperti ceriping, kacang telur, keripik pare, namun juga makanan olahan basah. Semua produk makanan tersebut olahan warga dari 18 pedukuhan di Desa Murtigading.

“Kami siap menerima pesanan, baik makanan ringan ataupun berat. Untuk pengelolaan dilakukan oleh BUMDes Murtigading, di mana ketika order datang yang mengerjakan adalah Keluarga Miskin (Gakin),” terang Rudy.

Dengan program tersebut, ia berharap, dalam setahun, minimal bisa mengentaskan satu Gakin per pedusunan atau 18 orang per tahun. Tahun lalu, Desa Murtigading mampu mengentaskan kemiskinan 11 orang pe rtahun dan meraih Juara Ketiga tingkat Kabupaten Bantul.

“Kegiatan ini dibiayai oleh Alokasi Dana Desa (ADD) dan dilaksanakan oleh Penanggulangan Kemiskinan (TPK) Desa. Anggaran sekitar Rp360 juta untuk pedusunan. Selain pelatihan, kita juga memberikan bantuan alat, serta saat ini, membantu promo serta pemasaran dengan pembukaan showroom,” ungkapnya.

Rudy berharap, angka kemiskinan di Desa Murtigading yang masih cukup banyak, yakni sekitar 300 kepala keluarga (KK), bisa ditekan.

One Village One Product

Pemkab Bantul melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di antaranya dengan pendampingan dan pembinaan. Harapannya, kualitas produk bisa meningkat. Apalagi dengan dukungan One Village One Product (OVOP), perekonomian akan merata.

“Saya berharap produk UMKM lebih ditingkatkan, baik produknya maupun kualitas. Persaingan akan semakin besar dengan hadirnya pengusaha besar atau persaingan global seperti Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan membuat perdagangan bebas,” tutur Penjabat Bupati Bantul, Sigit Sapto Raharjo, saat me-launching Gerai Produk Andalan Desa Murtigading.

Ia menjelaskan, UMKM harus selalu dibina agar mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas. Hal ini berkaitan dengan persaingan yang semakin lama semakin berat, dengan hadirnya investor papan atas yang ikut bermain.

“Apalagi ketika MEA itu berlaku maka barang dan jasa bisa masuk ke kawasan Asia tanpa ada sekat, batas, dan tidak ada pajak atau sudah berlaku Pasar Bebas Asia. Barang dari luar negeri juga begitu mudah masuk ke Indonesia termasuk menyerbu pasaran Bantul,” ucap Sigit.