Pimpin Nitilaku UGM, Mobil Listrik Arjuna Representasikan Kecendekiaan Teknologi

Mobil Listrik Arjuna dalam Nitilaku UGM. (Foto: Tim Mobil Listrik Arjuna UGM)
Mobil Listrik Arjuna dalam Nitilaku UGM. (Foto: Tim Mobil Listrik Arjuna UGM)

Kraton, JOGJADAILY ** Minggu (13/12/2015) menjadi saat istimewa bagi Universitas Gadjah Mada (UGM), Keluarga Besar UGM (KAGAMA), warga Yogyakarta pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya.

Kemarin, Niti Laku UGM, bermula dari Pagelaran Kraton Yogyakarta menuju kampus UGM di Bulaksumur, sukses diselenggarakan, untuk menyemarakkan Dies Natalis UGM ke-66. Berdirinya UGM tidak dapat dilepaskan dari peran dan jasa Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Lebih seru lagi, Tim Mobil Listrik Arjuna UGM didapuk untuk memimpin acara Nitilaku & Parade Budaya Nusantara bertema ‘Trus Makaryo Ngarumke Negoro’ tersebut.

Nitilaku & Parade Nusantara dibuka dengan penandatanganan piagam Nitilaku UGM pada Mobil Listrik Arjuna UGM oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Sultan Ngayogyakarto Hadiningrat, Ganjar Pranowo sebagai Ketua KAGAMA, dan Dwikorita Karnawati sebagai Rektor UGM.

Pada kesempatan itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X menuliskan kalimat ‘Kuasailah Teknologi’, Ganjar Pranowo menambahkan kalimat ‘Inovasi untuk Negeri’, sementara Dwikorita Karnawati melengkapinya dengan kalimat ‘Sinergi dan Inovasi IPTEK untuk kejayaan NKRI’. Ketiga pesan itu dituliskan pada piagam Nitilaku Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan dan piagam Nitilaku merupakan wujud dukungan Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat, KAGAMA, dan UGM kepada civitas akademika untuk terus berkontribusi pada negeri. Secara khusus, piagam ditujukan kepada Tim Mobil Listrik Arjuna sebagai perwujudan harapan untuk terus mengembangkan teknologi mobil listrik.

“Acara Nitilaku ini tidak hanya sekedar napak tilas saja, namun juga bertujuan untuk meneguhkan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Alumni UGM tersebar di mana-mana. Kami ingin semua turut berperan untuk NKRI,” ujar Panitia Acara Nitilaku, Toyo S. Dipo.

Nitilaku ini, jelasnya, bertujuan menapaktilasi berdirinya UGM sebagai kampus kebangsaan pertama di Indonesia. Ketika itu, Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat berperan penting pada proses pendirian kampus UGM. Kraton memberikan sebagian tanahnya untuk pembangunan fasilitas bangunan sebagai tempat para cendekiawan UGM untuk menuntut ilmu.

The Best Team KMLI 2015

Pada 13-15 November 2015, Tim Arjuna UGM keluar sebagai The Best Team dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2015 di Bandung. Selain dinobatkan sebagai The Best Team, Arjuna juga meraih dua penghargaan lainnya, yaitu Juara 2 Kategori Percepatan dan Juara 2 Kategori Perlambatan.

“Kompetisi Mobil Listrik Indonesia 2015 ini terdiri dari lima kategori uji yang dipertandingkan. Kelima kategori itu adalah Uji percepatan, Uji perlambatan, Uji daya tanjak, Uji kecepatan (race) dan Uji Efisiensi. Kelima kategori tersebut dipertandingkan selama tiga hari,” terang Ketua Tim Arjuna, Fajar Sidik Abdullah.

Sejak dibentuk pada 2012, sambungnya, Arjuna terus meraih beberapa penghargaan dalam KMLI. Tahun 2013, Arjuna meraih juara 3 untuk kategori Efisiensi. Tahun 2014, Arjuna meraih juara 1 kategori Kecepatan dan juara 3 kategori Percepatan.

Chief Technical Officer Arjuna, Basyiruddin Qori Wicaksono, menambahkan, KMLI 2015 diikuti oleh 22 tim dari 14 universitas di Indonesia. Dari hasil kompetisi ini, tim Arjuna optimis akan terus meraih penghargaan dalam kompetisi berikutnya, termasuk Formula Student Electric 2016 di Australia.

“Dengan hasil yang sudah diraih tahun ini pada event KMLI 2015 tahun depan kami berencana akan mengikuti event Formula Student Electric di Australia untuk mengharumkan nama Indonesia,” tegas Basyiruddin.

Digandeng PT Sky Energy Indonesia

Oktober 2015, Tim Mobil Listrik Arjuna menjajaki kerja sama dengan PT Sky Energy Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur atau pembuatan panel surya dan Solar Power Plant (Pembangkit Listrik Tenaga Surya/PLTS) dengan kustomer dari berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, PT Sky Energy Indonesia telah mencapai kapasitas produksi lebih dari 50MWP dari PLTS di beberapa daerah Indonesia yang masih kurang dengan fasilitas listrik.

Sebagai bentuk awal kerja sama, support yang diberikan PT Sky Energy Indonesia berbentuk bantuan dana riset dan pengembangan teknologi Battery Management System.

“Untuk tahun 2016, riset mobil listrik yang dilakukan oleh Tim Mobil Listrik Arjuna akan berlanjut pada peningkatan teknologi Battery Management System dan juga pada sistem mekanis mobil, yakni Artificial Intelligence Transmission,” ungkap Fajar.

Menurutnya, bentuk produk pengembangan teknologi mobil listrik berupa Battery Management System dan Artificial Intelligence Transmission akan dipatenkan oleh Tim Mobil Listrik Arjuna UGM karena merupakan teknologi yang baru dan belum pernah dikembangkan sebelumnya di Indonesia.