Menomorsatukan Kenyamanan Pengunjung, Pasar Beringharjo Terus Berbenah

Ruang publik di Pasar Beringharjo yang ditata rapi. (Foto: Arif Giyanto)
Ruang publik di Pasar Beringharjo yang ditata rapi. (Foto: Arif Giyanto)

Gondomanan, JOGJADAILY ** Terus berkunjunglah ke Pasar Beringharjo. Pasalnya, kini ruang publik di pasar tradisional terbesar se-Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut semakin tertata baik. Anda bahkan dapat berlama-lama berbelanja, karena sebagian pasar telah dilengkapi dengan pengatur udara.

“Bagi kami, kenyamanan pengunjung itu nomor satu. Tim kami bekerja keras untuk terus berinovasi, agar penjual dan pembeli dapat bertransaksi dengan nyaman,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Pasar Beringharjo, Gunawan Nugroho Utomo, Selasa (12/1/2016), di kantornya.

Ia menjelaskan, akses jalan menuju Pasar Beringharjo kini tidak lagi semerawut, meski belum sempurna. Setidaknya, sebagian ruas jalan yang biasanya digunakan sebagai parkir luar, kini tidak lagi ada. Tempat penurunan barang pun mulai diatur sedemikian rupa agar tak memacetkan jalan.

“Saya minta ke keamanan untuk memantau ketertiban, bukan hanya penjual di luar pasar tanpa retribusi, tapi juga keamanan pasar dan antisipasi kemacetan. Petugas keamanan lebih proaktif jadinya,” ucap Gunawan.

Bukan hanya jalan, sambungnya, pengunjung Beringharjo dapat menikmati suasana dan berfoto ria. Taman, kursi, dan tulisan besar ‘Beringharjo’ tak jauh dari pasar menjadi background menarik untuk mendokumentasikan kunjungan atau berlatih fotografi.

“Ada lagi yang menarik. Bila biasanya pengunjung hanya beredar di lantai satu, karena udara yang terasa panas, silakan mencoba berbelanja ke lantai di atasnya. Kami telah memasang AC. Jarang-jarang kan, pasar tradisional dilengkapi AC?” papar Gunawan sembari tersenyum.

Semua itu, menurut Gunawan, didedikasikan kepada pengunjung pasar. Suhu udara dapat mendukung transaksi lebih menyenangkan, dan tentu, menguntungkan.

“Jadi sekarang ini, tidak zamannya lagi membandingkan pasar tradisional dengan pasar modern. Karena, sekarang, pasar modern juga takut pada online shop. Tidak pada tempatnya lagi, menganggap ada, kompetisi pasar tradisional dan pasar modern,” terang alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Pasar Beringharjo, Gunawan Nugroho Utomo. (Foto: Arif Giyanto)
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Pasar Beringharjo, Gunawan Nugroho Utomo. (Foto: Arif Giyanto)

Kelebihan pasar tradisional yang khas, ungkapnya, adalah tawar-menawar antara pembeli dan penjual. Pihaknya tidak akan menghapuskan kekhasan ini, meski renovasi dan inovasi pasar terus dilakukan.

“Laku atau tidak laku, bukan hanya soal manajemen pasar. Karakter Jogja yang direpresentasi Pasar Beringharjo sangatlah penting. Nama Beringharjo telah menasional, bahkan menginternasional, ya karena karakter Jawa-Jogja itu. Jangan sampai dihilangkan,” tegasnya.

One Stop Shopping

Gunawan menambahkan, one stop shopping untuk memuaskan pengunjung hanya dengan berkunjung ke Pasar Beringharjo akan dapat meningkatkan eksistensi Jogja.

“Banyak pengunjung Jogja yang tidak sempat berkeliling. Bila mereka datang dan puas hanya dengan berbelanja di Pasar Beringharjo, Jogja tetap mengesankan buat mereka, meski mereka tidak berkesempatan mendatangi tempat-tempat menarik lain di Kota Jogja dan sekitarnya,” tuturnya.

Bertahap, tambahnya, Pasar Beringharjo akan terus ia upayakan agar semakin merepresentasi Jogja. Bukan hanya produk massal, tapi juga produk khusus dengan peminat dan harga khusus.

2 thoughts on “Menomorsatukan Kenyamanan Pengunjung, Pasar Beringharjo Terus Berbenah

  1. pandita pratyaksa

    - Edit

    Mantaphd bapak kita satu ini, pak gunawan..tingkatkan terus pelayanan kepada masyarakat..lakukanlah dengan tulus ikhlas dan tanpa pamrih..Salam Semangat, Sehat, Selamat, Sukses..

Comments are closed.