Optimalkan Jurnalisme Warga, Pemkot Yogyakarta Eksiskan Kelompok Informasi Masyarakat

Pembinaan KIM Wirogunan. (Foto: Arif Giyanto)
Pembinaan KIM Wirogunan. (Foto: Arif Giyanto)

Mergangsan, JOGJADAILY ** Partisipasi warga dalam merespons kebijakan pemerintah adalah hal penting. Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong eksisnya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) agar warga semakin leluasa menyerap dan membagi informasi kejogjaan.

“Informasi yang dimaksud bukan hanya datang dari Pemerintah Kota, seperti peringatan Demam Berdarah atau pelatihan usaha bagi warga, tapi juga informasi positif dari warga,” ujar Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Yogyakarta, Tri ‘Kelik’ Hastono, Rabu (13/1/2016), di Goebog Resto.

Menurutnya, informasi positif dapat berupa kisah inspiratif atau profil usaha. Karena, pada zaman informasi seperti sekarang, warga dapat turut memainkan peranannya dengan berkontribusi berita positif, untuk meningkatkan kesejahteraan.

“KIM dibentuk untuk mewadahi sirkulasi informasi, baik dari Pemkot maupun warga. Bila KIM eksis, tidak ada lagi sumbatan informasi dan semua komunikasi akan berjalan efektif. Jenjang dan rantai komunikasi yang selama ini menghambat, akan dapat diminimalisasi,” terang Kelik di depan perwakilan KIM se-Kota Yogyakarta.

Secara teknis, sambungnya, fungsionaris KIM tidak harus memiliki skill setingkat jurnalis. Meski demikian mekanisme pembuatan dan penyampaian informasi ke publik wajib diketahui. KIM dapat dirasakan keberadaannya di masyarakat, bila mampu memberikan dan menyalurkan informasi yang dibutuhkan, bahkan lebih akurat dari media massa yang ada.

“Pemkot akan memberi pendampingan khusus kepada masing-masing KIM dengan memberikan tips dan pelatihan Content Development. Pengembangan konten positif ini akan sangat berarti bagi citra baik Kota Yogyakarta. Apalagi berita yang ada disusun sendiri oleh warga. Keaslian dan akurasinya akan membangun kepercayaan publik di luar Kota Yogyakarta,” papar Kelik.

Pembinaan KIM

Pada Kamis (14/1/2016), pembinaan KIM digelar di Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Acara dihadiri perwakilan warga dan membahas tentang peranan KIM dan efektivitas kerjanya bagi masyarakat.

Salah satu pemateri, Panggah Sujud Rais, menjelaskan bahwa KIM dibentuk berbasis Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Dengan kehadiran KIM, kesejahteraan anggota KUBE akan semakin cepat tercapai. Masyarakat KUBE akan bisa menyampaikan saran, kritik, dan gagasan. Program-program pemerintah seperti pelatihan, pembinaan, dan bantuan, akan sampai ke masyarakat melalui KIM,” ungkap Pimpinan Koperasi Bina Usaha Sosial Swasejahtera tersebut.

Ia menyampaikan faktor-faktor mengapa informasi terputus. Selama ini, informasi hanya sampai di lapisan masyarakat tertentu. Informasi terputus karena masyarakat kurang memahami perkembangan teknologi.

Sementara itu, perwakilan Humas Kota Yogyakarta, Nurpireno Yulianto, menjelaskan peran anggota KIM Kelurahan Wirogunan menurut Permenkominfo 08/M.Kominfo/6/2010.

Lurah Wirogunan, Suprihastuti, berharap, KIM mampu menyentuh semua lapisan masyarakat.