Pilwali 2017, KPU Kota Yogyakarta Bidik Partisipasi Pemilih 67 Persen

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budianto. (Foto: KSI Indonesia)
Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budianto. (Foto: KSI Indonesia)

Tegalrejo, JOGJADAILY ** Pada momentum Pemilihan Walikota (Pilwali) Yogyakarta 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta membidik partisipasi pemilih hingga 67 persen. KPU Kota Yogyakarta akan berkoordinasi dengan semua pihak, baik pemerintahan, partai politik, dan perguruan tinggi untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih.

“Partisipasi pemilih pada Pilwali dua periode sebelumnya masih jauh dari harapan,” rilis Ketua KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budianto, Selasa (16/2/2016).

Selain dikarenakan kurangnya minat partisipasi pemilih, menurut Wawan, rendahnya jumlah partisipasi pemilih disebabkan oleh minimnya sosialisasi hingga proses administrasi yang kurang optimal.

“Partisipasi pemilih Pilwalkot 2006 hanya 53 persen dan Pilwalkot 2011 hanya naik sedikit menjadi 54 persen dari jumlah pemilih yang mencapai 329 ribu di 2011. Kami membidik partisipasi masyarakat dalam Pilwali tahun 2017 mendatang dapat meningkat menjadi 67 pesen,” terangnya.

Ia menjelaskan, minimnya partisipasi pemilih juga dikarenakan oleh banyaknya warga Yogyakarta yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Yogyakarta, namun berdomisili di luar daerah, sehingga sedikit yang berpartisipasi.

Pilkada Gelombang II

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Rabu, 15 Februari 2017, sebagai hari pemungutan suara untuk Pilkada Gelombang II.

Sebanyak 101 daerah akan mengikuti Pilkada, dengan rincian 7 Provinsi, 18 Kota, dan 76 kabupaten.

Tujuh Provinsi yang akan mengikuti Pilkada adalah Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Sulawesi, Gorontalo, dan Papua Barat.

Untuk 18 kota yang akan mengikuti Pilkada adalah Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, Sabang, Tebing Tinggi, Payakumbuh, Pekanbaru, Cimahi, Tasikmalaya, Salatiga, Yogyakarta, Batu, Kupang, Singkawang, Kendari, Ambon, Jayapura, Sorong.

Sementara 76 kabupaten adalah Aceh Besar, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Jaya, Bener Meriah, Pidie, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Gayo Lue, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Tamiang.

Selain itu, Tapanuli Tengah, Kepulauan Mentawai, Kampar, Muaro Jambi, Sarolangun, Tebo, Musi Banyuasin, Bengkulu Tengah, Tulang Bawang Barat, Pringsewu, Mesuji, Lampung Barat, Tulang Bawang.

Kabupaten lain yang akan menggelar Pilkada 2017 adalah Bekasi, Banjarnegara, Batang, Jepara, Pati, Cilacap, Brebes, Kulonprogo, Buleleng, Flores Timur, Lembata, Landak, Barito Selatan, Kotawaringin Barat, Hulu Sungai Utara.

Selanjutnya, Barito Kuala, Banggai Kepulauan, Buol, Bolaang Mongondow, Kepulauan Sangihe, Takalar, Bombana, Kolaka Utara, Buton, Boalemo, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan, Seram Bagian Barat, Buru, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tengah, Pulau Morotai, Halmahera Tengah, Nduga, Lanny Jaya, Sarmi, Mappi, Tolikara, Kepulauan Yapen, Jayapura, Intan Jaya, Puncak Jaya, Dogiyai, Tambrauw, Maybrat, Sorong.