sleman-mall.com, Cara Baru Pemkab Sleman Pasarkan Produk UKM Tembus Pasar Mancanegara

Laman e-commerce sleman-mall.com. (Foto: Screenshot)
Laman e-commerce sleman-mall.com. (Foto: Screenshot)

Sleman, JOGJADAILY ** Terobosan inovasi dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Sleman. Bekerja sama dengan Bank BNI 46, Dinas Perindagkop Sleman meluncurkan laman e-commerce bertajuk sleman-mall.com.

“Peluncuran sleman-mall.com dapat memberikan kesempatan untuk memasarkan potensi dari UKM yang ada di Kabupaten Sleman. Mau tidak mau, UKM kita harus siap bersaing di pasar global. sleman-mall.com ini bisa membantu mempromosikan potensi UKM di Kabupaten Sleman,” ujarnya saat launching produk, bersamaan dengan pembukaan Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman, Sabtu (21/5/2016) di Lapangan Denggung, Tridadi, Sleman.

Dirilis Humas Pemkab Sleman, Sri Purnomo mengapresiasi PPD Kabupaten 2016 dengan peluncuran e-commerce sleman-mall.com tersebut.

Pada PPD kali ini, sebanyak 28 kontingen Industri Kecil Menengah (IKM) dari seluruh kecamatan se-Sleman turut meramaikan pembukaan acara, dalam karnaval yang melibatkan 780 orang dengan menampilkan potensi daerah masing-masing.

Penyelenggaraan pameran, 20-29 Mei 2016 ini bertujuan mengenalkan dan mempromosikan berbagai potensi produk daerah, khususnya produk UKM, serta sebagai tes pasar dalam rangka menghadapi pasar global.

Ketua Panitia PPD, Pustopo, mengungkapkan, laman e-commerce tersebut bertujuan untuk memfasilitasi promosi digital produk, baik barang dan jasa, khususnya bagi para pelaku UKM Sleman.

“Tujuan dari peluncuran sleman-mall ini, di samping sebagai ajang promosi, juga ke depan kita rancang sebagai ajang edukasi kepada para UKM untuk merancang ide kreativitas, baik kualitas produk, kontinuitas, kemasan, pengiriman, harga, sampai dengan tampilan promosi digital, agar produk UKM tidak hanya penetrasi pasar lokal, akan tetapi dimungkinkan bisa tembus pasar mancanegara,” paparnya.

Untuk optimalisasi laman, sambungnya, dibangun tempat beserta fasilitas yang diberi nama Pojok Sleman Mall yang difungsikan sebagai studio tempat UKM mengakses dan mengelola lapak e-commerce di showroom Disperindagkop Sleman.

“PPD ini selain untuk mengenalkan potensi produk daerah juga persiapan kami untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” ucap Pustopo.

Joglo Kembar Monjali

Gayung bersambut, pada Selasa (24/5/2016), Dinas Pasar Kabupaten Sleman bersama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk meresmikan Galeri UKM ‘Joglo Kembar Monjali’ di timur area wisata Monumen Jogja Kembali (Monjali), Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Kepala Dinas Pasar Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani, menjelaskan, pembangunan galeri merupakan program revitalisasi Pasar Monjali yang merupakan pasar tradisional menjadi pasar bagi para UKM Sleman yang dikelola secara modern dan profesional melalui Usaha Masyarakat Kecil Menengah Development Center (UMKM DC).

Menurutnya, revitalisasi pasar dibagi menjadi tiga hal. Pertama, pasar besar yang potensial diupayakan dikelola oleh BUMD. Kedua, untuk pasar sedang dipertahankan dan dikembangkan agar mampu bersaing dengan toko modern. Ketiga, pasar kecil direvitalisasi dengan dialihfungsikan, dikerjasamakan, atau bahkan dihapus.

“Seperti Pasar Monjali ini termasuk pasar kecil. Kami kerja samakan dengan UMKM DC dan PT PGN melalui CSR-nya untuk direvitalisasi agar membantu dan mengangkat potensi UKM di sekitar DIY, khususnya di Sleman,” ungkap Endah.

Ia menambahkan, dalam operasionalnya, Galeri Joglo Kembar Monjali melibatkan 178 UKM binaan yang terdiri dari UKM kerajinan dan kuliner.

“Kita tahu bahwa pangsa pasar terhadap kuliner dan kerajinan sangat tinggi, karena Jogja sebagai salah satu destinasi wisata. Maka dari itu, Joglo Kembar ke depan diharapkan mampu mewadahi UKM yang ada untuk mengenalkan produknya,” ucapnya.