Tingkatkan Ekonomi Warga Pantai Baru, Mahasiswa UII Beri Pelatihan Kewirausahaan dan Akuntansi

Warung kuliner Pantai Baru Srandakan. (Foto: Pantai Baru WordPress)
Warung kuliner Pantai Baru Srandakan. (Foto: Pantai Baru WordPress)

Srandakan, JOGJADAILY ** Untuk meningkatkan perekonomian warga kawasan wisata Pantai Baru Srandakan Bantul, sejumlah mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar pelatihan kewirausahaan dan akuntansi. Program ini berdasar kenyataan tentang masih banyaknya pelaku usaha di kawasan wisata tersebut yang minim pengetahuan seputar manajemen usaha.

“Awalnya, kami ingin melakukan program pengabdian saja. Setelah ke lapangan dan banyak berbincang dengan warga, kami ketahui, jika mereka sudah cukup maju dalam pengembangan kawasan wisata. Namun, kelemahannya, masih kurang tertib dalam hal pembukuan dan manajemen kewirausahaan,” ujar salah satu anggota tim, Tri Kusumaningrum Rahmawati, dirilis Humas UII, Jumat (3/6/2016).

Ia menjelaskan, tumbuhnya kawasan wisata di sekitar Pantai Baru turut menghidupkan geliat perekonomian warga yang tinggal di sekitar kawasan itu. Tidak sedikit warga yang memanfaatkannya untuk membuat berbagai jenis usaha penunjang pariwisata, di antaranya pengelola bisnis warung kuliner, penyedia jasa tempat parkir, pengelola toilet, dan pengelola wahana permainan di sekitar pantai.

“Adanya berbagai bisnis ini juga menjadikan Pantai Baru semakin nyaman untuk dikunjungi wisatawan, karena kelengkapan fasilitas yang ada,” tutur mahasiswa Manajemen itu.

Meski telah lama menjalankan usaha, sambungnya, ternyata tidak sedikit warga yang masih mengelola usahanya dengan konsep tradisional. Arus keuangan yang terdiri dari pemasukan maupun pengeluaran kurang tercatat dengan baik. Keuntungan yang sebenarnya bisa disisihkan sebagai modal pengembangan usaha pun justru tergerus untuk konsumsi sehari-hari.

“Hal ini menyulitkan warga untuk memetakan, sejauh mana perkembangan usahanya. Selain itu, warga juga membutuhkan ilmu tentang inovasi dan manajemen usaha yang profesional. Di sinilah pentingnya training tentang kewirausahaan bagi warga,” terang Tri.

Gandeng Mitra Eksternal

Untuk penyelenggaraan pelatihan, lanjutnya, tim menggandeng mitra eksternal. Untuk pelatihan motivasi kewirausahaan dan pembukuan akuntansi, didatangkan trainer dari lingkungan kampus. Sementara untuk pelatihan pengelolaan kawasan wisata yang ramah lingkungan, mereka bekerja sama dengan Balai Lingkungan Hidup.

Dalam merancang program, mereka menjaring masukan dan saran dari segenap elemen masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi kepariwisataan, seperti kelompok sadar wisata dan pemuda karang taruna. Tujuannya, agar warga juga merasa memiliki program.

Di samping membekali warga dengan skill pelatihan, tim mahasiswa UII juga mengajak warga sekitar untuk lebih peduli pada kelestarian lingkungan di kawasan pantai.

“Pada masa puncak liburan, volume sampah yang meningkat sering kali menjadi masalah tersendiri. Hal ini menyebabkan kawasan wisata terkesan kotor dan kumuh. Untuk itu, bersama warga, kami juga mengadakan pemasangan papan imbauan untuk membuang sampah pada tempatnya serta memberikan bantuan, berupa sarana tempat sampah bagi warga Pantai Baru,” pungkas Tri.