Pelantikan Panwascam: Pelanggaran Pilwali Yogyakarta 2017 Akan Diproses Hukum

Pelantikan Panwascam se-Kota Yogyakarta untuk Pilwali Yogyakarta 2017. (Foto: Simpul Oktavianto)
Pelantikan Panwascam se-Kota Yogyakarta untuk Pilwali Yogyakarta 2017. (Foto: Simpul Oktavianto)

Gondomanan, JOGJADAILY ** Senin (1/8/2016) pagi, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwas) Kota Yogyakarta melaksanakan Pelantikan Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) se-Kota Yogyakarta, dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta Tahun 2017.

“Setelah melalui proses seleksi pembentukan Panwascam yang dilaksanakan secara bertahap, mulai dari seleksi administrasi, seleksi tertulis, dan tes wawancara maka sebanyak 42 Panwascam terpilih telah dilantik pada hari ini, di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta,” kata Ketua Panwas Yogyakarta, Agus Muhammad, yang ditemui awak media setelah acara selesai.

Acara pelantikan yang mengusung tema ‘Berani Awasi, Berani Laporkan’ tersebut juga dihadiri perwakilan Muspida Kota Yogyakarta, KPU Kota Yogyakarta, Camat dari 14 kecamatan se-Kota Yogyakarta, dan lainnya.

Ditambahkan Agus bahwa setelah pelantikan maka Panwascam akan melakukan kegiatan sosialisasi di tiga titik, yaitu di Benteng Vredeburg, Kantor Pos Besar, Perempatan Gondomanan. Sosialisasi akan diisi dengan kegiatan edukasi mengenai pengawasan kepada masyarakat Kota Yogyakarta dan Pembagian stiker.

“Dengan proses ini, diharapkan masyarakat dapat mengenal para pengawas di tingkat kecamatan dan tahu ke mana mereka harus melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran pada tahapan Pilwali Kota Yogyakarta tahun 2017,” tambah Agus.

Setelah dilantik, diharapkan Panwascam se-Kota Yogyakarta dapat segera melakukan tugas-tugas pengawasan terhadap Tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta 2017 yang sudah berjalan, dengan tetap menjunjung asas Mandiri, Jujur, Adil, Kepastian hukum, Tertib, Kepentingan Umum, Keterbukaan, Proporsionalitas, Profesionalitas, Akuntabilitas, Efisiensi, dan Efektivitas dalam menjalankan tugas-tugas pengawasannya.

“Setiap pelanggaran Pilkada akan diproses secara hukum, sesuai aturan yang berlaku, sehingga diharapkan para peserta tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun,” tutur Agus.

Pembentukan PPL

Sementara itu, anggota Panwas Yogyakarta, Iwan Ferdiyan, menambahkan bahwa Panwascam terpilih harus segera berkoordinasi dengan stakeholder di wilayah kerja masing-masing, guna penataan kelembagaan untuk persiapan pembentukan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang akan membantu tugas Panwascam dalam pengawasan tahapan Pilwali Yogyakarta 2017 di tingkat kelurahan.

“Salah satu kendala yang masih dihadapi oleh Panwascam adalah adanya beberapa kecamatan yang sedang direnovasi total, sehingga harus mencari kantor sekretariat sendiri,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, para anggota Panwascam mengenakan pakaian tradisional Jawa untuk mengedepankan dan menghormati nilai-nilai lokal dalam pengawasan Pilwali Yogyakarta tahun 2017.