Tahap Awal Pengembangan 51 Sentra, Pemkab Sleman Kukuhkan Sentra Ragam Metal Sekarsuli

Pemerintah Kabupaten Sleman mengukuhkan Sentra Industri Ragam Metal Sekarsuli, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kamis (25/10/2018). (Pemkab Sleman)

SENDANGTIRTO, Berbah — Pemerintah Kabupaten Sleman mengukuhkan Sentra Industri Ragam Metal Sekarsuli, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kamis (25/10/2018). Pengukuhan sentra industri ini merupakan tahap awal pengembangan 51 sentra industri di Kabupaten Sleman. Harapannya, menjadi titik tolak peningkatan kelembagaan pemberdayaan ekonomi dan industri kecil.

“Pengukuhan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi industri ragam metal di wilayah Berbah, ” ujar Staf Ahli Bupati Sleman Bidang Pemerintahan dan Hukum, Musta’in Aminun.

Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari, menambahkan, pemerintah Kabupaten Sleman berharap dapat menghidupkan lagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di Dusun Sekarsuli.

“Jika nantinya UPT ini hidup kembali maka itu akan merambat ke pelaku-pelaku usaha di Sentra Ragam Metal Sekarsuli. Tentunya, mereka akan lebih bersemangat ketika ada tonggak untuk mengembangkan inovasi,” tutur Dwi.

Pengrajin di Sentra Ragam Metal Sekarsuli, sambungnya, dapat melakukan inovasi. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus melakukan pelatihan dan pendampingan agar dapat meningkatkan variasi dan desain produk.

“Akan diadakan papan nama sentra dan akan dilakukan perluasan pasar untuk produk dapat dipasarkan secara online maupun offline,” pungkas Kabid Dwi.

Kawasan Minapolitan, Mawa Krida Mina Daya

Dusun Sekarsuli, Desa Sendangtirto, sebagai bagian dari Kecamatan Berbah digadang-gadang berkontribusi besar pada kemajuan desa, dan tentu saja, kesejahteraan masyarakatnya. Pengembangan potensi wilayah sejak lama dilakukan untuk mengolah berbagai sumberdaya yang dapat dimanfaatkan dengan lebih baik.

Suatu ketika pada Oktober 2014, Kecamatan Berbah pernah mengadakan Workshop Pengembangan Potensi Kecamatan Berbah. Workshop dihadiri Wakil Rektor UGM, Kepala Biro Perekonomian DIY, PUPESDM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, DPRD Kabupaten Sleman, Kepala Bappeda Sleman, Kepala Disperidakop Sleman, Dinas Pertanian Sleman, Kepala Bag Perekonomian Sleman, Kepala Bagian Adpem Sleman, dan lainnya.

Workshop menghasilkan Sembilan Jurus Percepatan Pengembangan Kecamatan Berbah sebagai kawasan Minapolitan yang diberi nama ‘Nawa Krida Mina Daya’ dengan pengembangan berbagai bidang, meliputi Mina Produksi, Mina Industri, Mina Bisnis/Pasar/Market, Mina Teknologi, Mina Wisata, Mina Edukasi Mina Masyarakat/Community/Development, Mina Budaya, dan Mina Kesehatan.

Prestasi Desa Sendangtirto dapat pula diukur dari kunjungan Presiden Joko Widodo, akhir Agustus 2018 lalu. Presiden melakukan cek lapangan alokasi Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur di Dusun Tampungan, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah. Ia didampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Sleman Sri Purnomo, Camat Berbah Arif Marwoto, dan Kepala Desa Sendangtirto Sardjono.

Add Comment