AUU Seminarkan Ketahanan Nasional Pada Era Revolusi Industri 4.0

Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Nasional yang akan di laksanakan pada Rabu (12/12/2018)mendatang.

YOGYAKARTA — Mengangkat tema Ketahanan Nasional Pada Era Revolusi Industri 4.0, Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Nasional yang akan di laksanakan pada Rabu (12/12/2018)mendatang.

Bertempat di Gedung Sabang Merauke (GSM) AAU Yogyakarta, pukul 08.00-15.30 WIB. Dengan keynote Speaker Ignasius Jonan (Menteri ESDM), mengundang para pembicara yakni Prof. Rhenald Kasali, Ph.D, merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

Memperoleh gelar PhD dari University of Illinois at Urbana-Champaign,Amerika Serikat, mendirikan Yayasan Rumah Perubahan sebagai wadah kewirausahaan sosial untuk mendorong proses transformasi di negeri ini. Melakukan banyak riset dan menulis buku-buku best seller tentang bisnis, manajemen, leadership dan pendidikan.

Para eksekutif dan kaum muda mengikuti Kuliah online Prof. Rhenald, kuliahnya disiarkan dalam platform MOOC (Massive Open Online Course) IndonesiaX.co.id.

Prof Rhenald Kasali mendapatkan anugerah “Global Gurus in Management” oleh lembaga The Global Gurus pada tahun 2016 dan 2017 bersama para pakar manajemen dunia serta dikukuhkan sebagai Writer of the Year di tahun 2018 oleh IKAPI.

Sedangkan Pembicara yang lain yakni, Dr. Ir Harry Budiharjo S. Merupakan Dosen jurusan Tehnik Pertambangan di Universitas Nasional Veteran Yogyakarta, dan menjabat sebagai Lektor Kepala. Mengenyam S1 jurusan perminyakan di Universitas Pembangunan Nasional Veteran lulus tahun 1992, Mengambil S2 di ITB lulus tahun 1998 dan melanjutkan S3 di ITB lulus pada tahun 2007.

Pembicara yang lain yakni Frans Richard Kodong, S.T., M. Kom, merupakan Dosen Tehnik Informatika Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Yogyakarta Mengenyam Pendidikan Teknik Informatika S-1 di Universitas Nasional Veteran Yogyakarta lulus pada tahun 1994, melanjutkan S2 di Universitas Indonesia dan lulus tahun 1999, dan sedang menyelesaikan disertasi Security Food dan ICT di Malaysia.

Sebagai bagian dari komponen bangsa pendidikan di lingkungan TNI, khususnya suasana akademis di lembaga pendidikan Akademi Angkatan Udara (AAU), AAU berkompeten menyelenggarakan pendidikan pertama perwira sukarela TNI AU untuk menyiapkan perwira hasil didik AAU yang mampu mengembangkan kemampuannya sesuai dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan menyiapkan SDM di kalangan perwira dan generasi mudanya yang memiliki kompetensi edukasi berbasis “Internet of Things”, riset, dan strategi ketahanan nasional demi mewujudkan tujuan dan kepentingan nasional untuk di masa mendatang.

Ketahanan energi di Indonesia sebagai salah satu pilar dari ketahanan nasional perlu dikenali potensinya sekaligus dikelola. Dibangun dengan sistem dan tata kelola yang sinergis dengan inovasi disruptif, tentunya dengan kompetensi edukasi berbasis “Internet of Things”.

Harapannya, Hasil pendidikan AAU mampu mengetahui dengan cepat dan tanggap menghadapi Revolusi Industri 4.0 lewat inovasi disruptif.