Bupati Tinjau Kelayakan Jeep Lava Tour

Bupati Sleman, Sri Purnomo saat memeriksa kelayakan mesin jeep lava tour di Bumi Perkemahan Wonogondang, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Rabu (7/11/2018). (Foto: Humas Sleman)

CANGKRINGAN, Sleman – Bupati Sleman, Sri Purnomo melaunching Tri Pakarti Musna, Rabu (7/11/2018), di Bumi Perkemahan Wonogondang, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Program yang diinisiasi oleh Inspektorat Kabupaten Sleman tersebut guna mewujudkan akuntabilitas Kawasan Wisata Nasional di Kabupaten Sleman yang meliputi pencegahan terhadap kecelakaan, pengaduan masyarakat dan mencegah temuan hasil pemeriksaan.

Pada kesempatan tersebut Sri Purnomo mengajak semua pihak yang terkait untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk wisatawan yang datang ke Kabupaten Sleman. Ia juga berharap semua pihak terkait untuk selalu memperhatikan kelayakan fasilitas wisata demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, menurut Sri purnomo sektor pariwisata memegang peran yang penting dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Sleman. Pihaknya mengatakan bahwa sektor pariwisata mampu menyerap tenaga kerja yang cukup banyak bagi warga Kabupaten Sleman.

“Maka kewajiban kita yang pertama adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sleman,” tutur Sri Purnomo.

Ia mengimbau agar para pihak terkait untuk mengutamakan keselamatan para pengunjung ketika berwisata di Kabupaten Sleman. Terlebih untuk jeep yang banyak digunakan untuk wisata lava tour.

“Ketika sudah sampai di destinasi wisatanya, keselamatan wisatawan juga harus terjamin. Kaitannya dengan wisata jeep ini maka penumpang harus pakai helm, pakai seat belt, pengemudinya harus punya SIM dan mobilnya harus layak. Jadi harapan kami Zero Accident” jelasnya.

Pelayanan optimal sektor kepariwisata

Sementara itu, Drs. Budiharjo, M.Si. selaku kepala Inspektorat kabupaten Sleman menjelaskan pihaknya telah menyusun langkah-langkah baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang untuk memberikan pelayanan yang optimal di sektor kepariwisataan. Salah satunya, dia mengatakan pihaknya akan membuat aplikasi khusus yang dapat digunakan untuk pengaduan keluhan masyarakat terkait kepariwisataan di kabupaten Sleman.

“Di tahun 2019 nanti kita akan luncurkan aplikasi khusus untuk pengaduan masyarakat. Sebalum aplikasi tersebut bisa diakses, masyarakat dapat mengadukan di aplikasi Lapor Sleman jika ada keluhan,” ucapnya.

Program Tri Pakarti Musna tersebut merupakan implementasi dari proyek perubahan dalam rangka melaksanakan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat II angkatan 22 tematik pariwisata yang diikuti oleh Budiharjo beberapa saat lalu di Badan pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali. Kegiatan tersebut mengambil tema Musna Kecelakaan, Pengaduan dan Temuan Hasil Pemeriksaan Guna Mewujudkan Akuntabilitas Kawasan Strategis Pariwisata Nasional di Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sleman berkesempatan melakukan pemeriksaan kelaikan jeep untuk wisata lava tour. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengarahan terhadap penyedia jasa jeep lava tour oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman dan Polres Sleman.