Kini Jembatan Jelok Bisa Digunakan Lagi

Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos menandatangani prasasti tanda diresmikannya jembatan Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Senin (19/11/2018). (Foto: Humas Gunungkidul)

PATUK, Gununkidul – Kini warga Gununugkidul bisa menggunakan kembali jembatan Gantung Padukuhan Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk untuk beraktifitas, pasalnya jembatan gantung sepanjang kurang lebih 87 meter yang sebelumnya roboh diterjang banjir saat terjadi badai Siklon Cempaka 2017 lalu telah diperbaiki. Persemian jembatan tersebut dilakukan oleh Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan meskipun belum sempurna namun untuk sementara waktu jembatan telah dapat digunakan. Ia menilai jembatan tersebut merupakan jerih payah warga masyarakat, oleh sebab itu agar bersama-sama dirawat dan dijaga.

“Agar potensi desa Beji dapat lebih dioptimalkan serta menjadi ikon wilayah Patuk, jembatan permanen direncanakan akan dibangun,” ungkap Badingah di lokasi, Senin (19/11/2018).

Gelontorkan dana 13,5 M

Diungkapkannya, selain akses ekonomi dan wisata, demi kemajuan bidang pertanian di Padukuhan Jelok pemerintah berencana akan memberikan dana Rp. 13,5 Miliar untuk pembangunan jembatan Jelok agar menjadi jembatan yang permanen.

Kehadiran Bupati pada kesempatan ini didampingi, Kepala Dinas PUPR, Ir. Eddy Praptono, Kepala Dinas Pariwisata, diwakilkan, Supartono, Anggota DPRD, Ngadiyono, Camat Patuk, R. Haryo Ambar Suwardi, beserta unsur Forkopimca

Sementara itu, Kades Beji, Edi Sutrisno mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan donatur yang telah bersedia memberikan bantuan pembangunan jembatan. Dirinya berharap tahun mendatang dianggarkan pembangunan jembatan permanen.

Ia berharap dengan terbangunnya jembatan yang menghubungkan akses masyarakat padukuhan Jelok dengan wilayah luar tersebut dapat bermanfaat. “Semoga menunjang kepariwisataan di Padukuhan Jelok,” tuturnya.