Optimalkan Peran KIM, Pemkab Bantul Gelar Sosialisasi

Penjabat Sekda Bantul, Totok Sudarto bersama Kepala Diskominfo Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto saat memberikan sosialisai kepada Pengelola KIM se-Kabupaten Bantul di Mandhala Saba Madya Komplek Parasamya, Jumat (16/11/2018). (Foto: Diskominfo Bantul)

PARASAMYA, Bantul – Guna mengoptimalkan peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Bantul, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan Sosialisasi kepada Pengelola KIM se-Kabupaten Bantul di Mandhala Saba Madya Komplek Parasamya. Acara tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Dinas terkait, Camat dan Lurah Desa se-Kabupaten Bantul.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan derasnya arus informasi yang terjadi dewasa ini harus ditanggapi dengan hati-hati.

“Pengelola informasi dituntut untuk bisa membedakan mana berita yang benar dan mana berita yang bohong (HOAX). KIM sebagai mitra Pemerintah Daerah memegang peranan kunci penyampaian berita di tingkat bawah atau desa.” Jelasnya di lokasi Jumat (17/11/2018)

Menurutnya dengan disahkannya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) pada tahun 2008 yang lalu, kini Badan Publik setiap saat masyarakat yang membutuhkan informasi harus bisa ditanggapi dengan cepat, kecuali informasi yang dikecualikan oleh UU KIP.

Hal senada dikatakan tutur Penjabat Sekda Bantul, Totok Sudarto, Ia menuturkan trend sengketa informasi tahun ini di Kabupaten Bantul, lanjutnya, cenderung meningkat dibanding tahun yang lalu, hal ini menandakan kepekaan masyarakat akan informasi demikian tinggi.

“Informasi atau berita yang disampaikan ke masyarakat harus santun, dengan tutur kata yang baik sehingga komunikasi efektif terwujud. Pengelolaan informasi harus dilakukan sebaik-baiknya, karena informasi untuk kemaslahatan” ujarnya.

Di sisi lain, tambahnya, keberadaan KIM sebagai mitra Pemerintah Daerah sangat strategis dalam mendiseminasikan informasi ke masyarakat, baik dengan media pertunjukan rakyat tradisional maupun media tatap muka.

“Atas nama Pemkab Bantul, saya menyampaikan apresiasi atas kegiatan pagi ini dan mengharapkan hasil-hasil yang baik demi mewujudkan masyarakat Bantul yang sadar akan mutu informasi” ujarnya.

KIM Bantul Berjalan dengan Baik

Acara tersebut juga menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi DIY, Suharnanik Listiana, dalam paparannya Ia menyatakan, selama dua tahun ini kegiatan KIM di Bantul telah berjalan baik, media pertunjukan rakyat sebagai wahana diseminasi patut diapresiasi.

Ia mencohtohkan KIM yang ada di Bojonegoro yang telah memaksimalkan Peran KIM yang telah tertuang dalam Surat Keputusan Bupati No.10/2017 tentang Tata Kelola Informasi Desa, pembuatan fasilitasi pembuatan BLOG, dan masuk di Portal Website Kabupaten Bojonegoro, Standarisasi Minimal Pendirian dan Kegiatan.

“Hal ini patut untuk dicontoh oleh pemangku jabatan guna memberikan payung hukum terkait peran KIM sebagai mitra pemerintah” terangnya.

Add Comment