Peresmian Jalan Perti, Dorong Aktivitas Perekonomian Warga

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat memotong pita tanda di resmikannya jalan Perti yang ada di kampung Patalan Kotagede, Sabtu (24/11/2018). (Hanang Widiandhika)

PATALAN, Kotagede – Pelebaran dan Pembangunan Jalan “Perti” Kampung Patalan Kelurahan Prenggan Kecamatan Kotagede Kota Yogyakarta telah diresmikan oleh Wakil Walikota, Heroe Poerwadi beserta pihak terkait dalam pembangunan jalan perti pada Sabtu (24/11/2018).

Ketua Panitia Pembangunan Jalan “Perti” Kampung Patalan, Sri pranoto mengatakan kegiatan ini dilakukan sudah dua bulan lamanya. “Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 24 Agustus hinga 24 November 2018 yaitu merupakan kegiatan operasional pelebaran jalan dan pembenakan jalan pavling jalan Perti” katanya di lokasi, Sabtu (24/11/2018).

Jalan Perti sendiri memiliki lebar sekitar 2,5 meter. Tidak hanya itu pembangunan jalan tersebut bersumber dari swadaya murni para warga RT 39, RT 40, RT 46, warga sekitar, donatur pemerhati masyarakat, dan melalui infaq komunitas.

Selain itu pekerjaan pelebaran jalan ini dilakukan dengan sukarelawan harian melalui kerjabakti masal. Pekerjaan ini sudah menghabiskan dana sekitar 47.690.700 untuk pelebaran dan pembangunan Jalan “Perti” Kampung Patalan.

Ia berharap dengan terealisasinya peresmian jalan ini mampu menambah nilai kegunaan dan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Budaya gotong royong

Sementara itu, usai meresmikan jalan Perti, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyampaikan apresiasinya kepada warga yang secara sukarela membangun jalan Perti tersebut, sehingga menjadikan kampung patalan lebih nyaman dan lebih baik lagi.

“Kami atas nama pemerintah kota Yogyakarta mengucapkan terimakasih kepada masyarakat patalan yang mampu membangun jalan secara swadaya” ungkapnya.

Menurutnya budaya gotong royong memang harus di lestarikan agar terciptanya keselarasan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan gotongroyong inilah semua hal bisa kita selesaikan oleh karena itu pada kesempatan ini kami ucapkan terimakasih yang sudah mengikhlaskan sebagian tanahnya dan seluruh warga membantu lebarkan jalan, sehingga semua apa yang menjadi kegiatan ini semua menjadi amal jariah kepada semuanya, amin” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Pemerintah juga mendorong RT, RW dan LPMK untuk merumuskan rencana pembangunan di tingkat kampung dan kelurahan. Dengan merumuskan RPJMKEL yaitu Rencana Pembangunan Jangka Pembangunan Kelurahan yang nantinya akan diketahui anggaran yang dibutuhkan setiap kelurahan dan memiliki panduan selama 5 tahun kedepan.

Pembangunan tersebut diharapkan mampu menjadi modal pendukung sebagai kesejahteraan masyarakat pada tahun kedepan, prasarana seperti inilah diharapkan segera terealisasikan. Selain itu, pada kesempatan ini diresmikan pula pelestarian pohon jeruk nipis yang menjadi ke khasan dari sejarah Kotagede Yogyakarta, yang nantinya akan di tanam pada semua rumah yang ada di kampung Patalan.