Sayangi Ibu dan Balita dengan Pondok Sayang Ibu

Para kaum Ibu memanfaatkan akses layanan kesehatan “Pondok Sayang Ibu” yang ada di Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Meragangsan, Rabu (15/11/2018). (Hanang Widiandhika)

WIROGUNAN, Mergangsan – Bagi para kaum ibu di wilayah Kelurahan Wirogunan kini tak perlu kawatir akan akses layanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita, pasalnya di Kelurahan ini sudah menyediakan tempat khusus bagi Ibu dan bayi yang di beri nama Pondok Sayang Ibu yang berada di setiap balai RW di seluruh Kelurahan Wirogunan Kecamatan Mergangsan Kota Yogya.

Lurah Wirogunan, Suprihastuti menjelaskan Pondok Sayang Ibu ini adalah tempat yang digunakan untuk transit para kaum ibu yang sedang hamil tua sebelum mereka dibawa ke puskesmas/ rumah sakit terdekat.

Ia mengatakan ide terbentuknya Pondok Sayang Ibu ini adalah komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya melaui Kelurahan Wirogunan sebagai wujud nyata dari kepedulian dan kasih sayang serta perhatiannya terhadap ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu nifas di Kelurahan Wirogunan.

“Selain sebagai transit, Pondok Sayang Ibu juga untuk bertujuan untuk mengubah pola pikir masyarakat dari penanganan dukun ke penanganan bidan” katanya saat dijumpai belum lama ini.

Dalam Pondok ini tempatnya pun di buat senyaman mungkin layaknya di rumah sendiri, di ruang tamu rumah tersebut terdapat meja dan kursi. Selain itu diberi bunga di bagian sudut ruangan sehingga menambah suasana semakin nyaman.

“Dengan fasilitas ini, mereka tidak perlu bolak-balik kontrol ke bidan yang tempatnya relative jauh dari rumah mereka. Cukup dengan mereka tinggal di pondok ini nanti pihak puskesmas akan datan. Fasilitas di dalamnya lengkap dan gratis. Layaknya rumah sendiri” katanya.

Adanya Fasilitas Kesehatan yang Mumpuni

Fasilitas penunjang kesehatanmu tak luput diperhatikan, dengan adanya dukungan dari pihak puskesmas dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan

“Setiap dua minggu sekali petugas puskesmas melakukan pengecekan dan pemantauan gizi bagi Ibu dan bayi,  serta memerika kondisi ibu dan kandungannya, biasanya diadakan imunisasi untuk Ibu dan anak” ujarnya.

Tak hanya itu, di Kelurahan Wirogunan juga sudah dibentuk kader Gerakan Sayang Ibu (GSI) yang bertugas memberikan pembinaan dan pemahaman kepada ibu-ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi.

Ia berharap dengan adanya Pondok Sayang Ibu dapat dimanfaatkan dan digunakan optimal oleh warga, terutama dalam meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak.

“Semoga dengan keberadaan pondok ini dapat memberikan kontribusi terhadap akses layanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita. Serta dapat meminimalkan angka kematian ibu dan anak,” harapnya.