SMP 2 Pakem Sekolah Berbasis Wisata

Bupati Sleman, Sri Purnomo resmikan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pakem Kabupaten Sleman sebagai sekolah berbasis wisata dan Sekolah Ramah Anak di halaman SMPN 2 Pakem, Rabu (7/11/2018). (Foto: Humas Sleman)

PAKEM, Sleman – Bupati Sleman, Sri Purnomo resmikan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pakem Kabupaten Sleman sebagai sekolah berbasis wisata dan Sekolah Ramah Anak di halaman SMPN 2 Pakem, Rabu (7/11/2018). Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sleman dan Kepala Sekolah SMPN 2 Pakem.

Kepala SMPN 2 Pakem, Triworo Setyaningsih menyampaikan bahwa peresmian SMPN 2 Pakem sebagai sekolah berbasis wisata dan sekolah ramah anak ini merupakan upaya SMPN 2 Pakem dalam menyediakan lingkungan pendidikan kepada anak yang tidak hanya memperhatikan akademik tetapi juga non-akademik.

“Melalui ini kami berupaya memberikan pendidikan lebih kepada siswa tidak hanya di dalam kelas yeyapi juga di lingkungan sekitarnya melalui wisata edukasi. Selain itu juga kami berupaya memenuhi hak anak-anak di lingkungan pendidikan melalui sekolah ramah anak,” paparnya saat ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.

Dirinya juga menjelaskan, dalam hal ini pihaknya tidak bergerak sendiri, akan tetapi juga bekerja sama dengan wali murid (orang tua murid) serta komite sekolah untuk bersama-sama membangun sekolah berbasis wisata dan ramah anak.

Wisata edukasi

Lebih lanjut, Triworo Setyaningsih juga menuturkan bahwa wisata yang digalakkan dalam sekolah berbasis wisata di SMPN 2 Pakem ini merupakan wisata edukasi, dimana konsep yang dipakai adalah mengenai keterampilan maupun kesenian siswa serta dalam wisata edukasi ini SMPN 2 Pakem mengusung tema berbagai wisata yang terdapat di DIY. Dirinya mencontohkan terdapat kebun yang ditata menyerupai wisata goa pindul, merapi, dan wisata lainnya.

“Selain untuk edukasi siswa, sekolah ini juga terbuka untuk umum, untuk mereka yang ingin merasakan lingkungan di sini. Tidak jarang juga yang memang sengaja untuk berkunjung. Dan para siswa di sini kami biasakan untuk bersosialisasi tidak hanya dengan lingkungan di dalam sekolah, tetapi juga dengan para tamu yang datang,” tuturnya.

Hal tersebut dinilai Triworo Setyaningsih dapat memberikan pendidikan sosial secara tidak langsung bagi para siswa dan mampu membangun karakter yang baik untuk seluruh siswa yang berada di SMPN 2 Pakem.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman, Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya terhadap upaya sekolah dan berbagai pihak dalam mewujudkan Sekolah Berbasis Wisata dan Ramah Anak ini. Menurut Sri Purnomo, ciri khas dari sekolah yang baik yaitu memiliki komunikasi yang baik antara 3 komponen yaitu Guru, Siswa dan Orangtua serta mampu bekerjasama dalam membangunan pendidikan maupun lingkungan pendidikan yang berkualitas.

“Dari kesatuan 3 komponen tersebut yatu guru, siswa dan orangtua ada kesatuan untuk mendidik dan bersama membangun ke arah yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, Sri Purnomo juga menjelaskan bahwa Pakem merupakan salah satu wilayah dengan destinasi wisata yang potensial. Maka dari itu, perlu ada keberanian bagi sekolah yang berada di wilayah tersebut untuk mewujudkan dan mendukung sektor wisata dengan mengusung sekolah berbasis wisata. Hal tersebut menurut Sri Purnomo telah terjawab dengan adanya peresmian SMPN 2 Pakem sebagai sekolah berbasis wisata dan ramah anak.