KSAU Resmikan Renovasi Gedung Grha Karbol AAU

Bersama pimpinan Bank BRI, KSAU Marsekal Yuyu Sutisna didampingi Gubernur AAU Marsekal Muda Tatang Harlyansah, saat peresmian renovasi gedung Grha Karbo AAU, Jumat (21/12/2018) sore. (Jogjadaily.com/Aziz Abdillah)

NGUPASAN, Gondomanan — Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna meresmikan renovasi gedung Grha Karbol milik Akademi Angkatan Udara (AAU), Jumat (21/12/2018) sore. Renovasi gedung yang beralamat di Jalan Senopati No. 9, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta tersebut merupakan hasil kerja sama TNI Angkatan Udara dengan Bank BRI.

Kerja sama TNI AU dan Bank BRI telah terjalin sejak lama, mulai dari pengadaan alutsista hingga pelayanan personel, termasuk kerja sama renovasi aset-aset TNI AU yang sangat diperlukan.

“Perlu kami sampaikan bahwa Grha Karbol ini adalah salah satu tempat di mana para taruna, apabila mereka melaksanakan pesiar yang biasanya dilaksanakan dua kali pada weekend, Sabtu- Minggu, dan pada hari Rabu untuk tingkat tertentu, mereka kalau akan kembali ke kampus atau tiba setelah melaksanakan pesiar, bisa salah satunya adalah tempat ini, untuk tempat singgahnya,” ujar KSAU.

Menurutnya, sebelum direnovasi, Grha Karbol dirasa kurang layak untuk dihuni sementara. Namun, setelah dirombak, tempat bersejarah ini, bisa menjadi kebanggaan para taruna dan taruni.

“Gedung ini sendiri sudah ada sejak lama, yang jelas pada tahun 1982. Ketika menjadi taruna (saya) sudah di sini, sampai saya (kini) menjadi KSAU. Ada juga yang di (Kecamatan) Jetis yang sudah berubah, yang tadinya hanya rumah atau mess, sekarang sudah menjadi hotel. Tinggal di hotel itulah mereka. Kami mengistilahkannya check point penjemputan dan pengantaran,” terang Marsekal Yuyu.

Grha Karbol dapat dimanfaatkan sebagai tempat berteduh sementara, terutama saat hujan, serta tempat beristirahat seraya menunggu penjemputan bagi para taruna dan taruni.

“Taruna adalah calon pengganti di masa depan. Tentunya harus diberikan pelayanan yang layak untuk mereka, supaya nyaman dalam mengikuti pendidikan taruna ini,” ucap KSAU memberi semangat.

Tidak lupa, KSAU, atas nama TNI AU, khususnya AAU, mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung renovasi gedung Grha Karbol.  Selanjutnya, tahap dua renovasi akan dilaksanakan bulan depan dan diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih maksimal lagi.

“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih. Sangat berharga bagi kami, berupa CSR dari bank BRI untuk renovasi Graha Karbol. Dan ini sangat melekat di hati para taruna dan taruni. Kita nanti akan pasang di sini bahwa ini adalah renovasi hasil kerja sama (TNI AU) dengan BRI, supaya kelak di kemudian hari, ketika mereka saatnya berdiri di sini seperti saya, akan terkenang, bahwa check point mereka direnovasi oleh Bank BRI,” terang KSAU penuh hormat.

Ia berharap, Grha Karbol juga akan terus mempererat hubungan antar-generasi AAU.

Lebih Progresif

Sekira dua bulan, sejak pelantikannya, Gubernur AAU yang baru, Marsekal Muda Tatang Harlyansah, memang banyak melakukan terobosan. Melek teknologi kedirgantaraan dan kesiapan menghadapi Revolusi Industri 4.0 menjadi perhatiannya.

“Karena itu, kurikulum (AAU) akan disusun, sesuai dengan tantangan zaman yang ada,” ujar Gubernur AAU saat Akademi TNI menggelar temu wicara taruna TNI dan Akpol, Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), serta mahasiswa 2018 di AAU, Rabu (24/10/2018).

Bagi perwira yang pernah menjabat Danlanud Supadio tersebut, tantangan dan tugas-tugas AAU ke depan tidaklah ringan. Misalnya, AAU harus mampu mengaktualisasikan dan merevitalisasi sistem, mekanisme, serta cara kerja yang profesional, efektif, dan efesien, melalui kurikulum pendidikan yang terencana dan terprogram dengan baik.

“Untuk itu, selain akan melanjutkan program yang sudah berjalan, juga akan menambah inovasi sesuai  visi misi AAU. Di antaranya dengan meng-update, baik dosen maupun peralatannya,” tandasnya.

Undang Pakar Teknologi dan Pemasaran

Terobosan penting AAU, beberapa di antaranya adalah mengundang pakar teknologi dan pemasaran dalam forum-forum akademis. Pengetahuan ini bukan hanya penting bagi para taruna dan taruni, tapi juga menjadi masukan penting bagi terus bertumbuhnya miliu kependidikan militer di tubuh AAU.

Pendiri Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL) Center for Environmental Remote Sensing Universitas Chiba Jepang, Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, hadir di depan para taruna-taruni AAU, Senin pagi (5/11/2018), dalam Kuliah Umum bertema ‘Sumberdaya Manusia (SDM) sebagai Pelaksana/Aktor/Operator pada Sistem Ketahanan Nasional Era Revolusi Industri 4.0’.

Prof Josh memberi penjelasan, berhadapan dengan era Revolusi Industri 4.0, diperlukan sumberdaya manusia (SDM) sebagai Defence System Integrator, seperti Network Centric Warfare (NCW) yang menggunakan satellite constellations untuk Indonesian Archipelago Defence System. Menurutnya, calon-calon Pimpinan TNI AU harus memiliki pola pikir 4.0.

“Artificial Intelligence, big data, hingga Internet of Things yang original menjadi pemersatu alutsista TNI untuk meningkatkan kekuatan pertahanan nasional,” katanya.

Berikutnya, Seminar Nasional ‘Ketahanan Nasional pada Era Revolusi Industri 4.0’ pada Rabu (12/12/2018), mengundang Menteri ESDM Ignasius Jonan, serta pakar marketing, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Rhenald Kasali.