Sekda Ajak PU Tingkatkan kompetensi

Sekda D.I Yogyakarta Ir Gatot Saptadi menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-73 di halaman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY di Jalan Bumijo, Yogyakarta, Selasa (4/12/2018). (Foto: Humas DIY)

KETIHAN, Danurejan – Sekda D.I Yogyakarta Ir Gatot Saptadi menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-73 di halaman Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY di Jalan Bumijo, Yogyakarta, Selasa (4/12/2018).

Pada kesempatan ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M Basuki Hadimulyono melalui sambutan tertulisnya mengajak jajaran PU untuk meningkatkan kompetensi dan integritas, jujur, konsisten dan tegas menjalankan aturan.

”Sampai akhir tahun 2018 ini sejumlah program telah kita laksanakan dengan baik. Namun jangan lantas berpuas diri. Kita justru harus lebih berhati-hati dan lebih bertanggung jawab atas setiap kebijakan dan langkah yang diambil,” kata Menteri PUPR seperti dibacakan Sekda DIY.

Jajaran PU diajak terus melakukan terobosan baru dan lompatan.  Ide-ide kreatif harus terus dimunculkan supaya mampu bersaing dengan negara-negara tetangga. Percepatan pembangunan infrastruktur hanya dapat dilakukan melalui riset dan dukungan teknologi modern demi terwujudnya infrastruktur berkualitas secara lebih cepat dan lebih murah.

“Kita harus senantiasa meningkatkan kerja sama dan kekompakan dalam menyelesaikan infrastruktur yang merata di seluruh pelosok wilayah Indonesia sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan upaya mempersatukan bangsa,” ujarnya.

Tingkatkan ketepatan umum

Mengusung tema “Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan Bangsa”, Menteri PUPR juga menekankan jajaran PUPR harus terus memastikan ketepatan mutu, waktu, biaya serta manfaat pada setiap program.  Jajaran PU harus fokus menyelesaikan pekerjaan dan menjaga komitmen untuk mencapai target 93% sesuai hasil Rakortas Kementerian PUPR November 2018. Caranya, utamakan keselamatan, kualitas dan keamanan hasil pekerjaan.

Diungkapkan Menteri, tahun 2019 PUPR diberi alokasi anggaran Rp 110,7 triliun dengan program harus mendukung misi penguatan SDM dan perekonomian masyarakat melalui pembangunan beragam infrastruktur. Untuk merealisasikannya, jajaran PUPR wajib meningkatkan kompetensi dan tegas menjalankan aturan.

“Pesan saya adalah kita harus menanamkan kerja keras dengan cerdas, ikhlas, bergerak cepat dengan sigap dan cermat, serta bertindak tepat dengan hasil yang bermanfaat,” pungkasnya.

 

Add Comment