Beri Bantuan Rp1,4 M, Mendikbud Dorong SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo Kembangkan PKBM

Mendikbud Muhadjir Effendy menandatangani prasasti saat Presmian SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo. (Akun Facebook Arba Riksawan Qomaru)

DLINGO, Bantul – SMP Muhammadiyah 2 Dlingo, atau kini disebut, SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo, mendapat bantuan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, sebesar Rp1,4 miliar untuk pembangunan sekolah.

Mendikbud berharap, dengan dibangunnya SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo tentunya bisa memberikan manfaat besar untuk sekolah dan masyarakat, khususnya pada pendidikan.

“Semoga bantuan kami bisa bermanfaat bagi umat maupun masyarakat di Kabupaten Bantul, khususnya di wilayah Kecamatan Dlingo ini,” tutur Menteri Muhadjir ketika meresmikan SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo, Minggu (27/1/2019), dirilis Pemerintah Kabupaten Bantul.

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pembangunan SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo, karena dengan bantuan sebesar Rp1,4 miliar menjadi sekitar Rp3 miliar untuk membangun sekolah hingga selesai.

Muhadjir Effendy juga mengingatkan, menjadi tempat lahirnya Muhammadiyah, Yogyakarta merupakan barometer di Indonesia.

“Untuk itu, saya juga berharap, di SMP ini, selain untuk kegiatan belajar-mengajar, juga ada kegiatan pengajian. Ada pula PKBM untuk warga masyarakat sekitar,” kata mantan Rektor Universitas Muhammmadiyah Malang tersebut.

Ketua Panitia Pembangunan, Sahari, dalam laporannya menyampaikan bahwa dengan adanya hujan deras beberapa hari secara terus-menerus pada akhir November 2017, terjadi tanah bergerak di area SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo.

“Maka sekolah segera membentuk panitia untuk minta bantuan dana ke Dikpora Kabupaten Bantul untuk membangun gedung sekolah sementara di halaman masjid Desa Muntuk Dlingo. Panitia melanjutkan mengumpulkan dana dan mengajukan proposal pembangunan gedung sekolah ke Kementerian Dikbud RI yang berhasil cair sebesar Rp1,4 miliar,” terangnya.

Dengan bantuan serta dana yang lain, tambahnya, pembangunan bisa dilaksanakan hingga selesai selama satu tahun, di atas tanah seluas 9.300 m2 yang telah dibeli panitia.

“Kami mewakili Panitia Pembangunan SMP Muhammadiyah 2 yang telah menjadi SMP Muhammadiyah Kreatif ini menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Mendikbud RI. Tidak lupa pula kepada warga Muhammadiyah Kabupaten Bantul dan Dlingo hususnya yang telah mendukung dana untuk pembangunan gedung sekolah ini,” ungkap Sahari.

Saat meresmikan SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo, Mendikbud didampingi  Sekretaris Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, Didik Suhadi; Direktorat Jenderal Pendidikan SMP, Enang Ahmadi; Direktur Jenderal Pendidikan SD, Amin; dan beberapa staf yang lain.

Selain meresmikan, Mendikbud menandatangani Prasasti SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo dan sebelas prasasti untuk beberapa gedung sekolah, laboratorium, serta perpustakaan yang ada di wilayah Kabupaten Sleman dan Gunungkidul. Secara simbolis, Menteri melakukan penanaman pohon sawo kecik.

Potensi Wisata Dlingo                                                                                          

Menjadi tempat berkunjungnya pejabat negara seperti menteri, tidak menutup kemungkinan, SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo dapat berpengaruh terhadap potensi daerah, terutama pariwisata di sekitarnya. Kecamatan Dlingo merupakan salah satu wilayah dengan potensi wisata yang banyak dan menarik dikunjungi.

Beberapa potensi wisata Dlingo, seperti Bukit Panguk Kediwung, Wisata Seribu Batu Songgo Langit, Jurang Tembelan, Hutan Pinus Pengger, Bukit Lintang Sewu, dan Watu Goyang, dapat terus dikembangkan dengan dibukanya SMP Muhammadiyah Kreatif Dlingo. Dengan potensi inilah, wisata Dlingo bisa semakin diminati.

Wisata alam di Kecamatan Dlingo sudah cukup terkenal, akan tetapi di kemudian hari, dengan adanya SMP Muhammadiyah Kreatif, dapat terus berkembang pesat dan semakin menyejahterakan warga sekitar. Karena begitulah, cita-cita Muhammadiyah.