Berbasis Kebugaran, Layanan Health and Sports Center UNY Diresmikan

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),
Prof. Sutrisna Wibawa, meresmikan Health and Sport Center di lingkungan Kampus UNY Karangmalang jl. Colombo Yogyakarta, Senin (4/3/2019). (uny.ac.id)

Karang Malang, Caturtunggal – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) meresmikan layanan Health and Sport Center dengan berbasis kebugaran, bertempat di lingkungan Kampus UNY karangmalang jl. Colombo Yogyakarta, Senin (4/3/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UNY, Prof. Sutrisna Wibawa mengatakan, pendirian Health and Sports Center basisnya kebugaran, sehingga saya berharap dari orang yang hadir dalam peresmian layanan ini adalah bukan orang yang sedang sakit, melainkan orang yang ingin lebih hidup

“Saya kira kesadaran kita semua yang datang ke health and sports center nantinya bukan saja karena sedang sakit tetapi juga karena kita ingin lebih bugar, disini juga dilengkapi dengan area fitness outdoor dan sebelahnya area track melingkar untuk lari/jogging”, kata Rektor UNY, yang dilansir dari uny.ac.id.

Sutrisna Wibawa berharap dengan dibukanya layanan Health and Sports Center, menjadi salah satu ujung tombak UNY dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

karena itu sambungnya, mohon para dosen UNY dapat memanfaatkan ini untuk riset dan bisa juga didirikan Pusat Unggulan Iptek (PUI), sehingga, harus menghasilkan riset-riset untuk S1, S2 dan S3, juga mudah-mudahan izin penyelenggaraan pendidikan S3 Ilmu Keolahragaan UNY nantinya tidak terlalu lama keluar izinnya dari Kemenristekdikti.

“Khusus pelayanan kesehatan alatnya masih dalam proses pengadaan mudah-mudahan tidak terlalu lama, harapan saya pada bulan juni nanti nya sudah dapat direalisasi untuk alat-alat yang  berhubungan dengan alat-alat kesehatan, kemudian untuk lantai dua tiga dan empat sudah siap sepertinya, sehingga layanan massage, sauna, dan hydro terapy serta cidera bisa dimanfaatkan bagi civitas akademika UNY dan masyarakat Yogyakarta umumnya”, jelas Sutrsina.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Prof. Wawan Sundawan Suherman, dalam sambutannya mengatakan, FIK mendapatkan fasilitas dua gedung baru dari dana IsDB, yaitu Laboratorium Olahraga Terpadu (Integrated Sports Laboratory) dan Pusat Kesehatan Dan Olahraga (Healt and Sports Center) yang hari ini akan diresmika layanannya.

“Gedung Lab Terpadu yang dibangun diatas tanah 2.332 meter2 dengan biaya sebesar 4,88 milyar, dan Health and Sport Center dibangun dengan empat lantai diatas tanah 3.080 meter2 dengan biaya 23,916 milyar yang merupakan bagian dari 13 gedung baru bantuan IsDB yang beberapa waktu lalu telah diresmikan gedung barunya oleh Bapak Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi”, tambah Wawan Sundawan.

Wawan Sundawan mengatakan bahwa layanan dan pemanfaatan dua gedung baru diharapkan dapat mengembangkan penelitian bagi FIK UNY, mengembangkan kerjasama dan prestasi olahraga bagi DIY khususnya dan Bangsa Indonesia umumnya, agar prestasi olahraga dapat mencapai prestasi dunia.

Sambung Wawan, kemudian juga turut serta dalam memelihara dan mengembangkan kebugaran bagi warga UNY, serta apabila izin klinik pratama sudah turun diharapkan juga ikut serta memberikan layanan kesehatan bagi warga sekitar UNY dan masyarakat Yogyakarta umunya.

Healths and Sports Center UNY

Manajer Perngolal Healths and Sports Center, dr. Priyo Sudibyo, mengatakan, layanan di Health and Sports Center sangat berarti khususnya bagi prodi ilmu keolahragaan FIK UNY sebagai sarana tri dharma perguruan tinggi, selain sebagai sarana pendidikan dan penelitian akan sangat bermanfaat dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemaslahatan masyarakat.

Priyo menjelaskan fasilitas yang disiapkan dalam pelayanan Healths and Sports Center UNY meliputi lantai satu layanan kesehatan untuk melayani kesehatan civitas akademika dan masyarakat sekitar, lantai dua layanan terapi fisik yang terdiri dari massage therapy, sauna therapy, dan hydro therapy, selanjutnya di lantai tiga tersedia layanan kebugaran jasmani/fitness center.

“Dengan layanan yang ada dan didukung dengan layanan yang baik, serta SDM yang ahli dibidangnya tidak hanya membantu cidera olahraga yang terjadi pada atlit, diharapkan juga dapat membantu meningkatkan prestasi olahraga”, tambah Priyo Sudibyo. (Aziz Abdillah)

Add Comment