Kunjungi Kulon Progo, Pemkab Rokan Hulu Bahas Mengenai Strategi Pengembangan Potensi

Sesi foto bersama pemerintah Kabupaten Kulon Progo dengan pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Kunjugan kerja ini bertujuan untuk study banding terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kulon Progo- Kabupaten Kulon Progo menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau (15/3/2019). Kunjugan kerja  ini bertujuan untuk study banding terkait Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kunjungan ini berlangsung di ruang rapat Kalibiru Pemda Kulon Progo. Kunjungan diterima langsung oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Ir. Bambang Tri Budi Harsono dan jajaran PD.BPR Kulon Progo.

Rombongan dipimpin oleh Asisten Kesra Perekonomian dan Pembangunan IR. Muhammad Rusli, dengan tujuh orang yang terdiri dari Plt. Dirut PD BPR, Kabag ekonomi pembangunan, Kabag Hukum Setda Rokan Hulu. Muhammad Rusli mengatakan bahwa kunjugan kerja dan study banding ke Kulon Progo ini untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan kinerja BUMD.

“Kami ada dua BUMD di Rokan Hiliir yakni PD. Rokan Hulu Jaya dan PD. Bank Perkreditan Rakyat Rokan Hulu. Maksud tujuan kami adalah mengetahui peraturan daerah yang berhubungan dengan BUMD,” kata Rusli.

Menurutnya, di Kabupaten Rokan Hulu sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa. Tetapi, potensi yang ada belum bisa dikembangkan dengan baik. Misalnya lahan sawit yang luas lahannya sekitar 1000 hektar.

“Kunjungan kami ingin memperoleh informasi tentang peraturan daerah dan pengembanagn beberapa startup yang ada di Kulon Progo apakah cocok atau tidak dikembangkan di daerah kami,” jelasnya.

BUMD di Kulon Progo

Sementara Bambang Tri Budi Harsono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, dalam paparanya menjelaskan.

“Kami mengacu pada Perbup Kulon Progo No. 86 Tahun 2013 tentang Pedoman Penerapan tata kelola yang baik  (Good Corporate Governance)  yang spesifik mengatur BUMD yang ada di Kulon Progo,” jelasnya.

Mantan Kadinas Bambang Tri menambahkan ada empat BUMD yang ada di Kulon Progo antara lain Pd. BPR. Bank Pasar, PDAM Tirta Binangun, PT. Selo Adikarto dan Perumda Aneka Usaha Kulon Progo.

Kulon Progo memiliki program Inovasi yang selalu digelorakan oleh Bupati Kulon Progo yakni Program Bela Beli Kulon Progo, Bedah Rumah, Batik khas Kulon Progo Gebleg Renteng, Industri Batu Andesit, Toko Milik Rakyat (Tomira) dan Airku menjadi produk unggulan dari PDAM Tirta Binangun.

Sementara itu, Kulon Progo memiliki beberapa Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (kawasan bebas asap, Iklan dan Sponsor produk tembakau), Perlindungan produk lokal, Pendidikan Karakter (Religius, Pancasila dan Kemataraman) dan Perda tentang pengelolaan pasar tradisional.

Dalam study banding tersebut juga di jelaskan proses  rekruitmen  Direksi, Dewan Pengawas, Komisaris BUMD. Dalam mekanisme tersebut salah satunya adalah Kepala Daerah  untuk melakukan seleksi anggota Dewan Pengawas, Komisaris, Direksi dengan membentuk Tim Seleksi. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD dan Permendari Nomor 94  tahun 2017 tetang   Pengelolaan BPR milik Daerah. (Tri M)

Add Comment