Memperluas Lapangan Pekerjaan Melalui Padat Karya

PADAT KARYA :Sosialisasi Padat Karya dilakukan oleh pemerintah Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo (01-03-2019). (Foto : pengasih.kulonprogokab.go.id)

Pengasih, Kulon Progo- Sosialisasi Padat Karya dilakukan oleh pemerintah Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo (01-03-2019). Berlangsung di Rumah Dukuh Girinyono Sosialisasi Padat Karya membahas tentang cor blok jalan.

Terlihat hadir dalam acara tersebut Depnaker DIY, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo, Staf Ekobang Kecamatan Pengasih Heru Winarta, Suhardi selaku Kepala Desa Sendangsari, BPD Desa Sendangsari, LPMD Desa Sendangsari, Suhermanto selaku DPRD Kabupaten Kulon Progo dan Nursasmito selaku DPRD Propinsi DIY.  

Dapnaker DIY menyampaikan bahwa dengan Padat karya ini bertujuan untuk melakukan perbaikan dalam pembangunan fisik. Pembangunan yang dilakukan seharusnya menjadi lebih berkualitas. Selain itu, Padat Karya juga diharapkan mampu menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat.

Program Padat Karya merupakan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pengelolaan dana desa. Melalui pemanfaatan sumber daya alam, masyarakat bisa langsung mengelolanya dan bekerja serta mendapatkan upah dari hasil kerja tersebut.  

“Tujuan dari padat karya Pemberdayaan terhadap masyarakat, memperluas lapangan kerja, mengurangi pengangguran, memperlancar transportasi masyarakat, menunjang pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik jangka pendek maupun jangka panjang,” Jelas Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo saat memberi sambutan.

Dengan adanya acara Sosialisasi Padat Karya diharapkan warga masyarakat Dusun Girinyono bisa memahami kehadiran program ini. Terutama terkait dengan maksud dan tujuannya, sehingga masyarakat dapat termotivasi untuk berperan serta ikut terlibat kegiatan dengan menyediakan tenaga sesuai dengan ketentuan.

“Selain secara umum padat karya bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan, terutama bagi masyarakat. Padat Karya diwilayah Pedukuhan Girinyono Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih jenis pekerjaan cor blok jalan (penuh /2 jalur) dengan ketebalan 0,10 m dan campuran bahan 1 : 3 : 5. Dengan rencana lama pekerjaan 18 hari kerja,” imbuh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo.

Padat Karya Tunai dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Pada tahun 2018 lalu, pemerintahan Presiden Jokowi mulai menggalakkan program Padat Karya Tunai, sebuah program yang digadang-gadang dapat meningkatkan pendapatan, konsumsi dan daya beli masyarakat di pedesaan, juga menambah perputaran uang di desa hingga dapat mengerek pertumbuhan ekonomi.

Program Padat Karya Tunai (cash for work) merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk terus mendorong optimalisasi dana desa demi mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dengan memberikan afirmasi pada desa tertinggal dan sangat tertinggal dengan jumlah penduduk miskin serta tingkat stunting yang tinggi.

Cash for work di sini diartikan sebagai suatu proyek yang dilakukan secara  swakelola dan pekerja proyek diupah harian. Program ini dilakukan melalui skema dari penggunaan dana desa atau proyek-proyek kementrian, seperti Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Perhubungan, Kementrian Kelautan dan Perikanan serta Kementrian Pertanian.

Dasar program Padat Karya Tunai ini diatur di dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri; Menteri Keuangan; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional No. 140-8698/2017, No. 954/KMK.07/2017, No. 116/2017, yang ditetapkan bersama-sama empat menteri pada 18 Desember 2017. (Tri M)

Add Comment