TMMD Tuntaskan Pembangunan Jalan Sepanjang 860 Meter

Peresmian jalan menuju objek wisata Pantai Krokoh. Peresmian ini dilakukan usai acara Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke 104 di Lapangan Joho, Songbanyu, Kecamatan Girisubo. (Foto: gunungkidulkab.go.id)

Gunungkidul– Bupati Gunungkidul Badingah melakukan penandatangan peresmian jalan menuju objek wisata pantai Krokoh (27/03/2019). Peresmian ini merupakan serangkaian acara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke 104 di Lapangan Joho, Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.

Dalam penutupan TMMD ini, dilakukan upacara sebagai acara seremonial. Upacara penutupan kali ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0730/GK, Letkol. Inf. Noppy Laksana Armiyanto. Pelaksanaan TMMD kali ini mampu menuntaskan pembangunan jalan cor rabat beton sepanjang 860 meter. Pembangunan jalan ini akan mampu mendukung akses transportasi. Sehingga berdampak pada peningkatan perdagangan, ekonomi maupun bidang lain.

“TMMD merupakan wujud membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan rakyat,” kata Dandim 0730 Gunungkidul, ketika membacakan sambutan KSAD.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres AKBP. Ahmad Fuady, Forkopimda dan sejumlah undangan. Diungkapkan, seluruh elemen masyarakat harus bekerjasama membangun daerah mengatasi masalah. Baik tantangan dan hambatan di bidang ekonomi, teknologi sosial budaya. 

“Oleh sebab itu TMMD masuk di tengah masyarakat untuk menyebarkan semangat gotong royong, energi positif untuk maju dan mencapai keunggulan,” imbuhnya.

Dalam TMMD juga telah dilaksanakan program non fisik meliputi wawasan kebangsaan, dari Kodim 0730, bahaya narkoba dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK), pencegahan penyalahgunaan Media sosial dari Kominfo dan  pencegahan paham radikal dari Polres Gunungkidul. Selain itu juga partisipasi dalam pembangunan, keluarga berencana serta Keterampilan Wanita dan kerajinan oleh Persit Kartika Chandra Kirana.

Usai upacara penutupan dilanjutkan peresmian jalan menuju kawasan Pantai Krokoh, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Badingah, didampingi Forkopimda.

Peran TMMD

Dwifungsi TNI telah lama dihapuskan namun bukan berarti peran TNI memberdayakan kesejahteraan masyarakat telah ditinggalkan, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa membantu percepatan pembangunan daerah tertinggal, dimana program ini dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah dalam memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam rangka mewujudkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Parlan Pangumpia, 2018).

Dalam UU No. 34 Tahun 2004 Pasal 7 ayat (2) tentang Tugas Pokok TNI dinyatakan bahwa salah satu dari tugas pokok TNI selain perang yaitu membantu tugas dari pemerintahan daerah. Maksud dari membantu tugas pemerintah di daerah adalah membantu pelaksanaan fungsi pemerintahan dalam kondisi dan situasi yang memerlukan sarana, alat, dan kemampuan TNI untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi, antara lain membantu mengatasi akibat bencana alam, merehabilitasi infra struktur, serta mengatasi masalah akibat pemogokan dan konflik komunal.

Kegiatan TMMD sasarannya adalah pembangunan fisik dan nonfisik, terutama pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana umum lain yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, seperti jalan, rumah ibadah, sekolah, dan lain-lain. Contoh pembangunan non fisik antara lain seperti penyuluhan-penyuluhan, pemberantasan narkoba dan penyakit sosial masyarakat, peningkatan sarana dan mutu pendidikan, modernisasi pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan revitalisasi agrobisnis.

Selain itu juga pemberdayaan industri kecil dan menengah (IKM), meningkatkan ekonomi nelayan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Sasaran non fisik, diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreatifitas masyarakat desa guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri.

Add Comment