Festival Karawitan Gunungkidul Tahun 2019

Acara peresmian Festival Karawitan 2019 oleh Bupati Gunungkidul, Badingah. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Gunungkidul sebagai upaya pelestarian budaya. (Foto: gunungkidulkab.go.id)

Gunungkidul- Bupati Gunungkdul, Badingah, membuka acara Gelaran Festival Karawitan Gunungkidul 2019.  Acara ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Dinas Kubudayaan Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan Dewan Kebudayaan  sejak tahun 2012.

Bertempat di Bangsal Sewokoprojo dan akan berlangsung  selama 2 (dua) hari 18 s/d 19 April 2019 , Wonosari, peserta merupakan kelompok Karawitan 18 Kecamatan di Kabupaten Gunungkidul. Peserta dikhususkan kelompok kerawitan kaum wanita atau putri.

Festival Karawitan ini akan memperebutkan piala bergilir Bupati Gunungkidul dibidang Kesenian dan Kebudayaan. Bupati Badingah, sangat mendukung dan merasa senang sekali karena festival Karawitan ini diikuti oleh semua  kecamatan di 18 Kecamatan se-Kabupaten Gunungkidul.

“Harusnya dibatasi maksimal 40 tahun seperti pada gelaran-gelaran sebelumnya. Dengan dibatasinya usia diharapkan ada regenerasi para pemain karawitan di Kabupaten Gunungkidul,” ujar Bupati Gunungkidul.

Kegiatan ini dalam rangka untuk melestarikan budaya jawa dari generasi tua ke generasi muda yang pada saat ini sudah jarang sekali kaum muda ikut menjadi pengrawit dan menjadi Waranggono.

Oleh karena itu festival ini juga untuk sarana  upaya  bagaimana kita bisa  tetap bisa nguri-uri budaya jawa yang adi luhung. Selain itu juga  untuk mendukung adanya undang-undang keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan Festival

“Saya sangat mendukung karena dari 18 kecamatan semuanya dapat ikut serta tidak ada yang absen dalam FKG untuk putri kali ini, ini juga bentuk dari uri-uri kabudayaan jawi ingkang adi luhung. Karena sekarang jarang sekali yang ikut serta melestarikan,” ucapnya.

Dalam festival kali ini, peserta  harus membawakan tiga gending yang terdiri dari Gending wajib yakni – Ladrang Semar Mantu laras slidro pathet enem. Gending pilihan satu yang ditawarkan antara lain yakni Lancaran Dumadining Gunungkidul laras pelok pathrt enem, Lancaran Lingkungan Hidup laras pelok pathet enem, dan Lancaran Bangun Kutho laras pelok pathet enem.

Sedangkan Gending pilihan dua antara lain, Lancaran Gunungkidul Handayani laras pathet barang, Lancaran Lepetan laras pelok pathet barang dan Lancaran Bersih Desa laras pelok pathet barang.Untuk Dewan Juri diambilkan dari Dosen Kerawitan Institut Seni Indonesia (ISI) Yugyakarta.