Lomba Desa Tingkat Kabupaten, Upaya Lahirkan Inovasi Desa

Bantul- Mendukung kemajuan desa, Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, meluncurkan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bantul. Lomba desa ini diharapkan mampu menjadi media evaluasi bersama. Terutama terkait dengan potensi dan kemajuan desa.

Hal ini dijelaskan beliau saat menghadiri acara peresmian Lomba Desa Tingkat Kabupaten tahun 2019 yang berlangsung di Bangsal Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (09/04/2019). Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegitan ini merupakan upaya melanjutkan dan menguatkan komitmen kita melaksanakan UU Desa.

Dalam lomba desa inovasi sangat penting, karena tanpa inovasi, perkembangan dan kemajuan pemerintah akan melambat, ada dua sasaran penting yaitu desa bisa mencapai akuntabilitas yang tinggi jika laporan keuangannya baik dan jika inovasinya meningkat, pembangunan desa dapat maju sesuai harapan.

“Untuk dapat meraih hal tersebut, unsur pelaksana yaitu SDM dari ASN harus juga meningkat dan kompetitif,” kata Pak Halim.

Untuk itu Pemerintah, tambah Wakil Bupati, melalui Dinas PP KB PMD Kabupaten Bantul setiap tahun melaksanakan lomba desa. Karena lomba desa pada hakekatnya adalah salah satu upaya mendorong usaha pembangunan masyarakat atas dasar tekad dan kekuatan sendiri.

Lomba Desa juga bertujuan untuk menggali, memanfaatkan dan mengembangkan potensi lokal pedesaan. Potensi ini kemudian, akan mempercepat terwujudnya kemandirian desa dari aspek pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan.

Lomba Desa Tingkat Kabupaten  

Menurut Ketua panitia penyelenggara, Kepala BKK KB PMD Kabupaten Bantul, Supriyanto, ada sekitar 120 tamu undangan yang terdiri dari jajaran forum komunikasi pimpinan daerah ( Forkompimda), Kepala OPD, Camat dan Lurah Desa se-Kabupaten Bantul yang hadir dalam acara ini.

Dalam laporannya Supriyanto menambahkan bahwa Lomba Desa di Kabupaten Bantul akan dilaksanakan melalui tiga tahap penilaian diantaranya tahap pertama penilaian administrasi pada tanggal 11-12 April 2019. Untuk mendapatkan 9 nominasi terbaik yang akan masuk ke tahap penilaian atau verifikasi lapangan.

Tahap kedua penilaian verifikasi lapangan terhadap 9 desa nominasi terbaik (22 April – 3 Mei 2019) untuk mendapatkan 6 nominasi terbaik yang akan masuk tahap penilaian paparan. Sedangkan tahap ketiga adalah paparan lurah desa (13-14 Mei 2019) untuk mendapatkan juara I, II dan III.

“Tujuan dilaksanakan Lomba Desa adalah sebagai media untuk mengevaluasi sekaligus mendorong serta memberi motivasi kepada Pemerintah Desa beserta masyarakatnya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat desa yang akuntabel dan berkelanjutan,” terang Supriyanto.