Jambore Literasi, Ciptakan Atmosfer Smart Education di Kabupaten Sleman

Dinas Perpustakaan kali ini kembali menggelar Jambore Literasi. Jambore yang diadakan ini bertujuan untuk membangun integritas dan menyamakan persepsi sesama penggiat literasi se-Kabupaten Sleman. (Foto: Pemkab Sleman)

Sleman- Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya menjadikan Kabupaten Sleman sebagai Smart City. Komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman, yakni membangun atmosfer Smart Education di Kabupaten Sleman juga terus diupayakan.

Atmosfer Smart Education juga dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman. Dinas Perpustakaan kali ini kembali menggelar Jambore Literasi.

Berlangsung, Jumat, 02/08/2019) hingga Sabtu, 03/08/2019 di K Hotel Kaliurang, Kabupaten Sleman. Jambore yang diadakan selama dua hari ini bertujuan untuk membangun integritas dan menyamakan persepsi sesama penggiat literasi se-Kabupaten Sleman.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, yang juga hadir pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa jambore ini sejalan dengan komitmen pemerintah kabupaten. Atmosfer Smart Education menurut dia dapat diwujudkan salah satunya dengan meningkatkan minat baca dan tulis di kalangan generasi milenial.

Lebih lanjut ia berharap dengan diadakannya kegiatan ini akan dapat mendukung pembangunan di Kabupaten Sleman.

“Karena tidak bisa dipungkiri bahwa modal dasar pembangunan adalah dengan upaya peningkatan sumber daya manusianya”, jelas Sri Muslimatun.

Selanjutnya ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dengan pegiat literasi untuk sama-sama berupaya meningkatkan minat baca di Kabupaten Sleman. Sinergitas ini dianggap penting mengingat membudidayakan masyarakat untuk gemar membaca perlu dilakukan secara terus-menerus oleh berbagai pihak.

“Maka melalui kegiatan ini kita rangkul seluruh pihak untuk membangun budaya membaca”, ungkapnya.

Tumbuhkan Semangat Literasi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, AA Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri, mengatakan ada sebanyak 175 orang pegiat literasi yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Dikatakan bahwa pesertanya terdiri dari berbagai unsur, seperti pengelola perpustakaan sekolah, Kepala Sekolah, Kepala Dinas, Kepala Dinas terkait, komunitas literasi dan lain-lain. Ia menjelaskan kegiatan diadakan pertama kali pada tahun lalu bertempat di Desa Wisata Pentingsari, Cangkringan, Sleman.

“Saya harap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan”, tutur Ayu.

Jambore Literasi ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti talk show literasi, semarak literasi, out bond, dan wisata ke Tlogo Putri Kaliurang. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan ikrar guna meningkatkan budaya literasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman.

Setelah pembacaan ikrar kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar oleh Wakil Bupati Sleman dan perwakilan peserta jambore.