Hasto Wardoyo Titip Pesan untuk Bupati Baru Kulon Progo Sutejo

Sutejo resmi dilantik oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Bupati Kulon Progo Definitif sisa jabatan 2017-2022. (Foto: Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo – Wakil Bupati Kulon Progo, Sutejo, resmi dilantik menjadi Bupati Definitif Kulon Progo sisa jabatan 2017-2022, menggantikan Hasto Wardoyo yang kini telah menjabat sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Bertempat di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Kamis (7/11/2019), Hasto berkesempatan hadir secara langsung dan memberikan pesan kepada bupati baru.

Hasto mengibaratkan Kulon Progo sebagai gadis yang sedang mekar, sehingga pembangunan ke depan harus benar-benar ditata dengan baik. Menurutnya, ada tiga hal yang harus diselesaikan bupati baru dalam sisa masa jabatan 2017-2022, antara lain: Bedah Menoreh, program andalan yang harus dikawal dengan baik; membangun ekosistem bandara seperti kawasan aerotropolis airport city; dan pembangunan jalan tol.

“Tiga hal itu harus selesai di sisa masa jabatan, untuk ekosistem bandara termasuk di dalamnya pembangunan asrama haji,” pesan Hasto.

Selain itu, Hasto juga menyebut rencana pemindahan Kota Wates ke daerah Margosari. Menurutnya, hal ini penting ditindaklanjuti karena sudah dipaparkan di depan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Sementara itu, Sutejo mengaku siap mengemban amanah sebagai Bupati Kulon Progo di sisa masa jabatan 2017-2022. Dirinya berjanji akan memerangi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). “Saya siap menjauhi perbuatan tercela dan siap dengan akuntabilitas, serta transparan dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Sutejo juga mengatakan siap melanjutkan program Hasto Wardoyo yang telah menjabat sebagai Kepala BKKBN sejak Juli 2019 lalu. “Kami siap melanjutkan program yang telah kami gagas karena sudah tujuh tahun bersama Hasto Wardoyo,” imbuh Sutejo.

Melanjutkan Visi Kulon Progo Sehat

Selain menerima pesan dari Hasto Wardoyo, Bupati Sutejo juga mendapatkan amanat dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X, agar melanjutkan program yang telah digagas sebelumnya. Salah satu program yang menjadi poin utamanya yaitu visi Kulon Progo untuk menjadi Kulon Progo Sehat.

“Dengan visi Kulon Progo Sehat, Bupati Kulon Progo harus segera melakukan evaluasi, melakukan road map sampai saat ini seperti apa, sehingga Kulon Progo Sehat bisa tercapai di akhir jabatan nanti,” pesan Gubernur, dikutip dari laman resmi Pemkab Kulon Progo.

Sultan HB X juga menambahkan agar bupati tidak hanya berkegiatan di belakang meja saja, namun juga turun langsung ke lapangan. Bupati harus berperan sebagai pemimpin yang mampu bekerja keras.

“Bupati seharusnya bekerja lebih, tidak hanya duduk di belakang meja, namun bisa memimpin dengan aksi, sehingga terwujud visi ekonomi lokal berbasis ekonomi kerakyatan,” kata Gubernur.