Bupati Bantul Tanam Pohon di Samas sebagai Vegetasi Penahan Tsunami, Peringati Hari Menanam Pohon

Bupati Bantul dan Komandan Korem 072 Pamungkas Yogyakarta Menanam Pohon di Pantai Samas (Foto : Pemkab Bantul)

Sanden — Dalam peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) 2019 dan Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Bantul dilakukan penanaman pohon yang berlangsung di Pantai Samas, Srigading, Sanden pada Jumat (6/12). Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul dan Kodim 0729/Bantul.

“Pada kesempatan ini kita memperingati Hari (HMPI) 2019 Indonesia Pohon Menanam merupakan peringatan yang ke-12 sejak di cetuskannya peringatan hari menanam pohon (HMPI) sejak tanggal 28 November 2014. peringatan ini bertujuan untuk lebih membangkitkan semangat, motivasi dan membudayakan seluruh masyarakat indonesia khususnya generasi milenial untuk menanam dan memelihara pohon dalam rangka untuk keberlangsungan ekosistem dan penghijauan lingkungan. pohon menanam merupakan langkah mitigasi dengan penanaman pohon sebagai salah satu upaya mengurangi emisi karbon. hal ini sejalan dengan tujuan utama Paris Agreement untuk menahan laju kenaikan suhu bumi tidak lebih dari 20°C atau sedapatnya menekan hingga 1,5°C. kata Suharsono.

Selain itu, Suharsono juga mengajak untuk melakukan gerakan menanam pohon bagi seluruh masyarakat Bantul untuk selalu menggiatkan gerakan gerakan peduli pada lingkungan.

Sambutan juga disampaikan oleh Komandan Korem 072 Pamungkas Yogyakarta Brigjen TNI Muhammad Zamroni, mengatakan  bawasanya penanaman pohon di tepian pantai sangat penting sebagai mitigasi  bencana tsunami. Selain  itu Danrem juga mengajak seluruh  masyarakat dan TNI  untuk terus bersinergi dalam upaya mencintai alam.

Vegetasi Penahan Tsunami

“Untuk memitigasi  tsunami itu, diupayakan dengan vegetasi yang ada, artinya biarkan  alam menakhlukan alam itu sendiri. Kewajiban kita adalah mencintai alam itu, agar alam juga mencintai kita. Bapak ibu sekalian mari kita cintai alam, agar alam mencintai kita, dan kita saling mencintai dalam kerangka harmoni TNI Rakyat bersatu, untuk kita dapat mensinergikan berbagai upaya. Mari kita sinergikan upaya  itu, untuk kebaikan dan  kemaslahatan kita bersama.” Ujar Danrem 072 Pamungkas.

Vegetasi penahan Tsunami sangatlah penting, hal ini di kuatkan dengan penelitian dari Anastasia Neni Candra Purnamasari pada tahun 2016 mengenai ‘Peranan Hutan Mangrove dalam Mengurangi Energi Gelombang Tsunami’, diperoleh bahwa Mangrove memiliki peranan penting untuk mengurangi energi gelombang tsunami. Pengurangan energi gelombang tsunami terkait dengan beberapa faktor, yaitu spesies mangrove, ukuran pohon, luas hutan mangrove, struktur sifat pohon, dan batas ukuran hutan mangrove (sejauh berapa dari laut ke darat).

Kemudian acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis pohon mangrove serta dilanjutkan dengan menanam bersama pohon mangrove.