Sleman Raih Rekor MURI, Upaya Sleman Tingkatkan Daya Jual Salak

Wakil Bupati Sleman saat acara pemecahan rekor MURI (Foto: RRI)

Sleman — Rangkaian dodol salak sepanjang dengan panjang 150,9 meter berhasil dibuat, sekaligus dapat memecahkan rekor. Alhasil, Wakil Bupati Sleman menerima penghargaan Rekor MURI dengan dodol salak terpanjang di Indonesia dan dunia, yang diberikan langsung oleh Senior Manager MURI Indonesia, Sri Widayati pada minggu (22/12/2019).

Sebelumnya, Kabupaten Sleman sudah mencatatkan sejumlah rekor MURI. Antara lain, jadah terbesar 1999, wajik terbesar 2002, rangkaian mangut lele 2006, deklarasi ramah anak terbanyak, stagen terpanjang 2018, serta penari terbanyak busana wayang pada 2019.

Pemecahan rekor rangkaian dodol salak untuk Sleman, diinisiasi oleh Jogja Bay Waterpark, menggandeng Kelompok Wanita Tani Merapi Edum dalam meyambut ulang tahunnya yang ke-4. Rangkaian dodol salak tersebut membentuk tulisan HUT Jogja Bay Waterpark yang ke 4.

Wakil Bupati Sleman dalam sambutannya mengucapkan apresiasinya kepada Jogja Bay Waterpark  bersama KWT Merapi Edum karena telah berhasil mengukir prestasi MURI. Tidak hanya mendorong semangat para pelaku UMKM, Ia berharap rekor tersebut mampu mendorong kepada masyarakat Sleman untuk mengukir prestasi.

“Insya Allah tahun depan akan ada rekor baru lagi,” tambahnya.

Tingkatkan Daya Jual Salak

Wakil Bupati Sleman menjelaskan, produksi salak di Sleman luar biasa banyak, oleh karena itu diperlukan upaya olahan salak untuk meningkatkan daya jual salak.

“Nilai produksinya juga meningkat seiring nilai ekonominya. Ini yang namanya ekonomi kreatif kemasyarakatan. Apalagi ini dilakukan oleh kelompok tani,” ungkapnyanya.

Sementara itu, Sales Marketing Jogja Bay Waterpark, Bayu Nor Jatmiko mengatakan, melalui peringatan HUT ke 4 Jogja Bay tersebut ia ingin menjadikan Sleman sebagai destinasi wisata internasional namun tetap menjaga kearifan lokal. Salah satunya rekor muri dodol salak tersebut.

“Salak yang merupakan buah asli Sleman, dengan menggandeng UMKM penggiat dodol salak, agar salak lebih dikenal secara internasional,” terangnya.

Senior Menager MURI Indonesia, Sri Widayati mengatakan rangkaian tulisan rangkaian dodol salak dengan panjang 150,9 meter tersebut berhasil menumbangkan rekor sebelumnya dari Indramayu yakni sepanjang 120 meter.

“Kami mengesahkan dan resmi tercatat menjadi rekor MURI yang ke-9380,” tutupnya.