Universitas `Aisyiyah Yogyakarta Melakukan Peluncuran Website Desa Girikerto

Peluncuran website Desa Girikerto oleh Dewi Amanatun (Foto: Ristekdikti)

GIRIKERTO, Turi — Universitas `Aisyiyah Yogyakarta menggandeng Pemerintah Desa Girikerto dalam launching Pejabat Pengelola Informasi di Desa (PPID) dan website Desa. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun bertempat di Balai Desa Girikerto, Kamis (5/12/2019).

Salah satu pokok permasalahan yang ada, yaitu akses informasi yang sangat terhambat bagi warga desa. Padahal kebutuhan akses informasi sangat dibutuhkan warga untuk mengetahui banyak hal. Melihat hal tersebut, Unisa merespon dengan bentuk pengabdian. Pengabdian diberikan dalam bentuk launching PPID dan website di Desa Girikerto.

Dewi Amanatun, selaku ketua tim, mengatakan bahwa alam pengembangan website desa, tak hanya dosen melainkan mahasiswa juga ikut mengembangkan solusi untuk mengatasi akses informasi yang sulit. “Kita melihat kasus terkait dengan akses informasi terutama di daerah Yogyakarta tertinggi adalah sulitnya masyarakat mengakses informasi di desa,” ungkapnya

Program ini merupakan salah satu upaya guna memberikan pelayanan akses informasi yang mudah dan cepat. Melalui pelayanan informasi yang mudah tersebut secara tidak langsung akan menjadi sarana promosi yang mudah bagi Desa Girikerto.

“Karena Desa Girikerto, Turi, memliki potensi desa yang banyak, salah satunya produksi susu kambing dan salaknya,” ungkapnya.

Keterlibatan Perangkat Desa dan Karang Taruna

Dalam program ini, Unisa dan pemerintah Desa Girikerto juga melibatkan perangkat desa dan karang taruna. Alasan melibatkan karang taruna dalam pengelolaan website ini juga untuk membantu pemerintah desa. Selain memuat konten tentang potensi desa, Website Desa Girikerto juga memuat konten terkait kebencanaan. Mengingat Wilayah Turi memiliki potensi bencana erupsi Gunung Merapi.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong setiap instansi untuk memberikan akses keterbukaan informasi publik baik secara langsung maupun melalui laman resmi. “Kita ingin berkomitmen memberikan kontribusi dalam pengembangan Desa Girikerto,” ungkap Sri Muslimatun.

Sejak dua tahun terakhir, Pemkab Sleman juga mendorong desa untuk melakukan penataan terhadap tata kelola lembaga PPID Desa. Hingga saat ini seluruh OPD, kecamatan, dan BUMD di Kabupaten Sleman telah membentuk penata kelembagaan PPID. “Di Kabupaten Sleman hingga saat ini telah terbentuk 11 PPID Desa,” ungkapnya

Hal ini sebagai upaya pemenuhan informasi dan harapan publik masyarakat Girikerto. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan informasi yang tersedia dengan bijak, sehingga nantinya dapat memanfaatkan website Pemerintah Desa sebagai rujukan resmi terhadap setiap informasi yang beredar sehingga masyarakat terhindar dari berita-berita hoaks yang justru menyesatkan.