Bank Sleman Jadi Perseroda, Naikkan Value Firm dalam Membuka Peluang Ekspansi

Bupati Sleman saat me-launching Bank Sleman menjadi Perseroda (Foto: Pemkab Sleman)

Sleman — Bank Sleman me-launching perubahan bentuk badan hukum dari Perusahan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Sleman, menjadi Perseroan Terbatas (PT) BPR Bank Sleman (PERSERODA). Hal ini silakukan, sebagai upaya meningkatkan peluang bisnis perusahaan,

Launching badan hukum tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo bersama dengan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dan Direktur Utama Bank Sleman, Muhammad Sigit dalam kegiatan penarikan hadiah utama tabungan mutiara periode XII bertempat di Grha Sarina Vidi, pada Kamis, (09/01/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan bahwa, perubahan bentuk Badan Hukum Bank Sleman menjadi PT. BPR Bank Sleman (Perseroda) ini sudah sesuai dengan Peraturan Kemendagri No.94 th 2017 tentang pengelolaan BPR milik Pemerintah Daerah dan juga telah disahkan ke dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sleman No. 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum dari Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat menjadi Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Sleman (Perseroda).

“Dengan perubahan ini saya berharap PT. BPR Bank Sleman semakin memperkuat permodalannya, menambah jangkauan pemasaran yang lebih luas lagi, dan juga meningkatkan literasi keuangannya,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya perubahan badan hukum, PT BPR Bank Sleman dapat semakin berperan dalam upaya Pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian.

“Dengan peran yang semakin penting, maka kehadiran Perseroda ini semakin dirasakan kontribusinya untuk menopang dan memacu dinamika perekonomian daerah dan pada gilirananya dapat memberi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Sleman,” harapnya.

Naikkan Value Firm dalam Membuka Peluang Ekspansi

Direktur Utama PT BPR Bank Sleman, Muhammad Sigit, SE.MSI, menilai perubahan badan hukum tersebut menjadi kesempatan untuk menjadikan Bank Sleman menangkap peluang bisnis yang akan memberikan dampak pendapatan perusahaan menjadi berlipat.

“Ini (perubahan badan hukum) dapat memberikan dampak positif bagi perusahaan karena bisa menaikkan value firm dalam membuka peluang ekspansi, yang secara bisnis akan membuka peluang lebih besar,” ujarnya.

Dengan berubah menjadi PT BPR Bank Sleman (PERSERODA), ungkapnya,  kapasitas internal dan semangat serta suasana perusahaan menjadi baru dan visi perusahaan menjadi lebih besar.

Dalam laporannya, Muhammad Sigit juga memaparkan perkembangan kinerja Bank Sleman pada tahun 2019 yaitu total aset sebesar Rp.843,3 Milyar, Dana Pihak Ketiga sebesar Rp.553,7 Milyar, OSC sebesar Rp.618,7 Milyar, dan laba sebesar Rp.27,6 Miliyar.

Pada kesempatan tersebut, selain melaunching secara langsung perubahan badan hukum Bank Sleman, Bupati Sleman bersama dengan Wakil Bupati Sleman juga berkesempatan melakukan pengundian hadiah utama tabungan mutiara periode XII dengan hadiah utama dua unit mobil. Mobil Honda Brio diraih oleh Sunarti, warga Padokan Kidul, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul, dan Yustinus Mahatma, Griya Purwa Asri, Purwomartani, Kalasan.

Sebelumnya, juga telah dilakukan pengundian hadiah hiburan berupa 3 sepeda motor, Honda Vario diraih oleh Hj. Anief Sulistiyani, warga Mulungan Wetan, Sendangadi,  Mlati, dan Honda Beat diraih oleh Sudewi, Warga Jabung, Pandowoharjo,  Sleman, sedangkan untuk motor Honda Revo Fit diraih oleh Ika Evy Sri Hastuti, warga Pandowoharjo, Sleman.

Selain hadiah tersebut, terdapat berbagai hadiah hiburan yang terdiri dari 5 emas batangan masing-masing 10 gram, 2 tabungan mutiara masing-masing senilai Rp.2 juta.