Graduasi Mandiri, 46 KPM Kecamatan Banguntapan Nyatakan Undur Diri dari Kepesertaan PKH

Sejumlah 46 KPM Kecamatan Banguntapan menyatakan bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. (Foto Dok. Kecamatan Banguntapan)

Banguntapan – Kegiatan Graduasi Mandiri kembali diadakan oleh Tim Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Senin (24/2/2020). Dari 60 keluarga penerima manfaat (KPM) yang diundang, sebanyak 46 KPM menyatakan bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

Camat Banguntapan, Fauzan Mu’arifin mengatakan, sejumlah KPM PKH yang diundang tersebut berdasarkan aset kekayaan sudah dipandang sejahtera dari total keseluruhan KPM sebanyak 4.011 anggota. Dikatakannya, masih banyak warga pra sejahtera, terutama lansia yang secara fisik tidak menunjang untuk mencari nafkah bagi kebutuhan hidupnya sendiri, sehingga idealnya KPM yang sudah sejahtera diharapkan mengundurkan diri dari peserta PKH.

“Dengan demikian, ketika peserta PKH berkurang, dapat dimungkinkan kuota peserta PKH dapat dimanfaatkan untuk menjangkau warga pra sejahtera lainnya yang lebih membutuhkan,” ungkapnya.

PKH di wilayah Kecamatan Banguntapan sendiri terbagi ke dalam delapan desa, antara lain Desa Baturetno, Banguntapan, Jagalan, Singosaren, Tamanan, Wirokerten, Jambidan, dan Potorono. Seiring berjalannya waktu, data KPM PKH mengalami perubahan yang signifikan, mengingat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang dinamis.

“Sehingga, tidak menutup kemungkinan, masyarakat yang tadinya secara ekonomi masuk dalam daftar masyarakat miskin menjadi masyarakat yang secara ekonomi sudah mampu berjalan secara mandiri, tanpa bantuan sosial PKH dari pemerintah,” tandas camat.

Mengentaskan Kemiskinan

Disampaikan oleh Daniel Chrisma selaku Korcam, tujuan utama kegiatan Graduasi Mandiri adalah untuk memotivasi KPM PKH yang secara ekonomi sudah berkembang menjadi keluarga sejahtera, untuk mundur dari kepesertaan PKH, sehingga data kemiskinan akan diperbarui dan validitas angka kemiskinan semakin membaik.

Dirinya berharap, peserta PKH yang telah mengundurkan diri kehidupannya semakin sejahtera, usahanya semakin berkembang, dan mampu menjadi percontohan bagi KPM lainnya untuk mengundurkan diri, sehingga turut berkontribusi dalam mensukseskan upaya pengentasan kemiskinan di Kecamatan Banguntapan.

Harapan tersebut pun diamini oleh semua KPM yang datang dalam acara, tak terkecuali Maemunah. Setelah mundur dari kepesertaan PKH, ia berharap, semoga semakin terbuka pintu rezeki dan usaha bagi keluarganya. “Saya sudah merasa mampu karena saya dan suami sama-sama bekerja. Penghasilan kami rasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Banjamsos Kabupaten Bantul Anwar Nur Fahrudin, Koordinator PKH Kabupaten Bantul, Danramil Kecamatan Banguntapan, dan Kepala KUA Kecamatan Banguntapan.