Wawali Pimpin Langsung Penyemprotan Disinfektan

 

Wakil Walikota Yogyakakarta, Heroe Poerwadi pimpin langsung penyemprotan disinfektan di beberapa ruang publik di Kota Yogya, Rabu (18/3/2020). (Foto: Hanang Widiandhika)

Danurejan – Lakukan pencegahan penyebaran covid 19, Pemkot Yogya melalui Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta turunkan 500 personil gabungan untuk lakukan penyemprotan disinfektan, di kantong-kantong parkir di Yogyakarta.

Setidaknya terdapat 6 kantong parkir yang dilakukan penyemprotan seperti di Tempat Parkir Abu Bakar Ali, tempat parkir Ngabean, tempat parkir Senopati, Sriwedani,  Limararan, kawasan depan BNI, dan juga pasar. Proses penyemprotan dilakukan pada pukul pada pagi hari hingga siang hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menyampaikan tujuan dari penyemprotan untuk mencegah meluasnya covid 19 di Kota Yogyakarta. Tempat-tempat parkir dipilih lantaran, tempat parkir merupakan bertemunya masyarakat dari mana saja.

“Pertama kita mendorong kegotong royongan masyarakat, karena sebelum dilakukan penyemprotan masyarakat sekitar sudah melakukan kerja bakti bersih lingkungan, setelah itu lalu dilakukan penyemprotan disinfektan,” katanya, Rabu (18/3/2020).

Setelah dilakukan penyemprotan, masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sedangkan untuk penyemprotan warga bisa menggunakan alat-alat sederhana.

“Penyemprotan kali ini kami melibatkan 500 personil gabungan dari Dishub, BPBD, dan juga pihak kepolisian,” ucapnya.

Dishub Kota Yogyakarta kedepan juga akan melakukan pengecekan suhu badan masyarakat yang datang ke tempat-tempat parkir, namun saat ini pihak Dishub masih menunggu alat untuk cek suhu badan.

“Kita sudah pesan kepada penyedia jasa alatnya tetapi belum datang saat ini. Semoga dalam waktu dekat sudah tersedia dan bisa digunakan,” imbuhnya.

Kepala Dishub menjelaskan, lokasi parkir merupakan lokasi pertama yang disinggahi masyarakat dari luar kota Yogyakarta dan lingkup kota Yogyakarta, sehingga menjadi perhatian bagi dishub Yogyakarta.

Jaga Fasilitas Umum Agar Tetap Higienis

Penyemprotan ini dipimpin langsung Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, “Ini adalah bentuk usaha kita, karena para wisatawan masih datang ke Yogyakarta jadi kewajiban pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjaga fasilitas umum agar tetap higienis,” ucap Heroe

Selain penyemprotan, juga dilakukan kerja bakti untuk membersihkan seluruh TKP. Pihaknya meminta agar disetiap TKP disiapkan tempat untuk mencuci tangan.

“Kami perintahkan dari TKP ini dibersihkan dengan penyemprotan, nanti juga akan disiapkan tempat cuci tangan disetiap TKP,  di Malioboro juga ada sejumlah titik yang bisa digunakan untuk cuci tangan,” ujarnya.

Selain itu Pihaknya  juga sudah meminta seluruh toko, mall dan kantor menyiapkan tempat cuci tangan dan membersihkan lingkungan kantor untuk memutuskan sebaran virus yang menempel di tempat- tempat fasilitas publik.

Untuk itu, Pihaknya mengaku sudah membuat edaran bahwa hari jumat pekan ini dilakukan gerakan bersama yakni perkantoran, mall dan toko Melakukan pembersihan dan selasa wage gerakan reresik untuk seluruh rumah yang ada di kota Yogyakarta.

“Selasa wage menjadi upaya bersama untuk seluruh masyarakat Yogyakarta membersihkan rumah dan lingkungannya, pelayanan umum balai rt rw dan kantor,” kata Heroe.

Ia berharap Selasa Wage nanti semua lapisan masyarakat terlibat, tidak perlu jauh-jauh yang terdekat saja membersihkan lingkungan masing – masing.

Heroe Berharap aktivitas ekonomi di Yogyakarta masih tetap berjalan dengan tetap memberikan jaminan kebersihan kesehatan lingkungan yang ada di sekitar Kota Yogyakarta.

Di sisi lain, Heroe memastikan ketersediaan masker masih sangat mencukupi namun penggunanya akan dikeluarkan pada saat tertentu.

“Namun masyarakat kalau menginginkan tetap kita sediakan di puskesmas dan satu orang hanya bisa mendapatkan satu masker saja,” imbuhnya.

Hal tersebut dilakukan karena sebenarnya pemakaian masker hanya dilakukan oleh yang menderita sakit saja, kecuali bagi mereka yang berada di tempat yang dikhawatirkan.

“Mungkin dibagian lain misalnya kementerian agama akan melakukan hal serupa di tempat-tempat ibadah, semua secara simultan akan dilakukan pembersiahan,” pungkasnya.

Add Comment