Ernawati, Harumkan Kota Yogyakarta dari Perpustakaan

Para pelajar sedang mengantre perpustakaan kelliling milik Pemkot Yogya. (Foto: Humas Pemkot)

Umbulharjo – Perpustakaan sebagai Jantungnya Pendidikan mempunyai peranan yang penting bagi kemajuan dan peningkatan kualitas mutu pendidikan, untuk mendukung peranan tersebut, perpustakaan perlu didukung oleh kemampuan Pustakawan yang baik pula.

Peran pustakawan saat ini sudah semakin berkembang dari waktu ke waktu. Saat ini, kompetensi pustakawan mempunyai peranan penting dalam mendukung tercapainya visi pendidikan yang berkualitas.

Salah satu pustakawan adalah Ernawati yang beberapa waktu lalu meraih juara pertama pada ajang Pemilihan Tenaga Perpustakaan Berprestasi 2020 tingkat Kota Yogyakarta.

Dengan capaian tersebut, Ernawati berhak menjadi wakil Kota Yogyakarta dalam Pemilihan Tenaga Perpustkaan Berprestasi 2020 tingkat provinsi DIY.

Wanita kelahiran Magelang 39 tahun lalu ini menceritakan bahwa dirinya tak pernah membayangkan akan kuliah di bidang perpustakaan, namun sejak sejak SD ia rutin mengunjungi perpustakaan.

Ternyata ini menjadi jalannya masuk Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta tahun 2002.

Kebiasaan ini semakin menjadi saat duduk di bangku kuliah. Bila teman sebaya suka menghabiskan waktu libur di pusat perbelanjaan sebaliknya Ia memilih bercengkerama di perpustakaan.

Ketika lulus kuliah pada 2006, Ia langsung mengawali karir menjadi pengelola perpustakaan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 7 Yogyakarta.

9 tahun berselang, Erna melanjutkan studi strata dua nya di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan memilih program studi IIS dengan konsentrasi ilmu perpustakaan dan informasi.

Baginya, bergelut dan berkecimpung di dunia perpustakaan, baik sebagai pengelola perpustakaan maupun berbagi ilmu sebagai pengajar, sudah menjadi bagian hidupnya sejak tahun 2006. Kecintaan terhadap buku membuatnya betah berdiam diri di perpustakaan.

“Perpustakaan sudah menjadi rumah kedua bagi saya jadi betah bila berlama-lama. Bahkan, saya baru pulang saat perpustakaan tutup,” ceritanya.

Anggota ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia) Kota Yogya ini ingin mengubah paradigma masyarakat yang menganggap perpustakaan merupakan tempat buangan. Dia juga ingin mengubah image pustakawan yang identik sebagai pribadi galak, berkacamata, serta kurang pergaulan.

“Pustakawan sekarang tidak seperti itu, lebih ramah dan membangun kedekatan emosi dengan pengunjung sehingga tahu apa yang dibutuhkan pengunjung. Begitu juga perpustakaan, birokrasi harus lebih cair, tidak perlu pakai baju berkerah asal sopan,” paparnya.

Untuk menarik minat baca di perpustakaan, Ia berharap pustakawan lebih inovatif dan berkomptensi lewat cara menambah koleksi buku cetak serta e-library.

Ia menilai, saat ini, masih banyak pustakawan yang terjebak dengan rutinitas. Erna berharap pustakawan terus menggali kompetensi seiring perkembangan teknologi saat ini.

“Profesi pustakawan tidak lagi dipandang sebelah mata, bahkan banyak dilirik serta diminati” ungkapnya.

Segudang Prestasi

Berkat kerja keras yang diraih selama ini, ibu dua anak ini berhasil meraih segudang prestasi seperti Finalis Lomba Pustakawan berprestasi Tingkat SMP/MTs Negeri swasta Se-Kota Yogyakarta Tahun 2016, Juara II Lomba Minat Baca Tingkat SD, SMP/MTs Se-Kota Yogyakarta, Juara III Lomba Pustakawan berprestasi Tingkat SMP/MTs Negeri swasta Se-Kota Yogyakarta Tahun 2019.

Dan yang paling membanggakan adalah menjadi juara pertama pada ajang Pemilihan Tenaga Perpustakaan Berprestasi 2020 tingkat Kota Yogyakarta.

Dengan capaian tersebut, Ernawati berhak menjadi wakil Kota Yogyakarta dalam Pemilihan Tenaga Perpustkaan Berprestasi 2020 tingkat provinsi DIY.

Ernawati dinyatakan keluar sebagai juara pertama melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Nomor 188/474 Tentang Penetapan Tenaga Perpustakaan Berprestasi pada Jenjang Sekolah Menengah Pertama Tahun 2020.