Warga Baciro Sambut Hangat Kedatangan Tenaga Medis

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi saat menyambut kedatangan tenaga medis di Gedung Pusdiklat Kemendagri Regional Yogyakarta. (Foto: Hanang Widiandhika)

Godokusuman – Kedatangan tenaga medis di tempat singgah sementara di Gedung Pusdiklat Kemendagri Regional Yogyakarta mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga sekitar tampak menyambut di pintu masuk Gedung Pusdiklat yang berada di Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta.

Puluhan warga tampak berjejer dengan jarak tertentu di dekat gerbang masuk gedung yang sementara beralih fungsi menjadi tempat singgah bagi tenaga medis yang menangani pasien covid 19.

Selain itu, beberapa warga tampak membentangkan kertas berisi tulisan penyemangat seperti ‘Kamu Hebat’ dan ‘Selamat Bekerja’. Usai tiba para tenga medis ini langsung dicek suhu tubuhnya.

Mereka lantas mengisi data diri. Setelah itu, mereka masuk ke dalam kamar yang telah disediakan.

Hal tersebut yang membuat Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi terharu. Ia mengapresiasi masyarakat terbuka meyambut kedatangan tenaga medis di gedung tersebut. Sebab, tidak sedikit kasus penolakan warga terhadap tenaga medis yang pulang ke tempat tinggalnya.

Pada kesempatan tersebut, ia mengatakan, untuk tahap awal sekitar sembilan tenaga medis dari RS Jogja yang menempati balai diklat tersebut. Adapun 25 orang lainnya yang akan didatangkan dari RS Pratama. Tempat ini berkapasitas 141 kamar yang masing-masing terdiri dari dua tempat tidur,

Wawali berharap dengan diberikannya fasilitas untuk para tenaga medis dan relawan nantinya bisa memberikan ketenangan, kenyamanan dalam menjalankan tugas mulianya untuk merawat warga masyarakat yang terpapar virus Covid-19 tersebut.

“ Semoga teman-teman selalu sehat sehingga bisa menjalankan semua tugasnya dengan baik, ini menjadikan kekuatan kita semua”ungkapnya.

Tak lupa Wawali juga mengajak pada momentum tersebut untuk saling menjaga, saling melindungi dan memberikan penghargaan yang luar biasa pada siapapun yang berjuang di garis terdepan untuk mengatasi seperti tenaga medis ini.

“Di sini masyarakat sangat terbuka serta memberikan kesempatan kepada seluruh tenaga kesehatan untuk bisa menjalankan tugasnya dengan luar biasa,” katanya.

Tenaga Medis Harus Diperlakukan Dengan Baik

Sementara itu Ketua RW 10 Baciro Servasius Wue menuturkan, para tenaga medis haruslah diperlakukan dengan baik. Sebab, mereka adalah garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Ada beberapa tempat yang memperlakukan beliau-beliau tidak baik, ditolak, meninggal pun ditolak. Kami ingin memberikan warna yang berbeda dari Yogya ini,” urainya.

Servasius Wue berpendapat, seharusnya para tenaga medis ini diberikan gelar pahlawan. Sebab mereka garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Harapannya dari Yogya bisa memberi warna bagi Indonesia, bahwa para medis ini harus dihargai, harus diberi tempat yang paling tinggi. Karena mereka saat ini bekerja mati-matian untuk kemanusiaan,” urainya.