Ayo Kenali Potensi Bisnis Daerah Anda

Fasilitasi transaksi keuangan di daerah yang belum banyak terakses pelayanan kantor perbankan. AGEN BRILINK MIGUNANI PONJONG

“Daerah ini adalah daerah bertumbuh. Lihatlah, banyak rumah-rumah besar yang berdiri megah sekarang, bila dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu.”

Mungkin Anda pernah mendengar ungkapan demikian dari relasi Anda atau mungkin dari para broker property. Tidaklah salah memang, menjadikan banyaknya bangunan rumah masyarakat yang semakin besar sebagai indikator bertumbuhnya tingkat ekonomi masyarakat. Namun, tidak selamanya begitu.

Masyarakat Indonesia bagian timur, misalnya. Mereka memiliki tradisi unik, yakni membangun tempat ibadah dan rumah-rumah megah. Apakah ekonomi daerah tersebut bertumbuh? Ternyata tidak.

Banyak rumah dan tempat ibadah di Indonesia bagian timur dibangun para tenaga kerja migran yang sudah bertahun-tahun bekerja sebagai pekerja non-formal di negara lain. Sementara itu, tingkat kemiskinan daerah tersebut masih sangat jelas tergambar dalam aktivitas sehari-hari.

Lalu apa indikator yang mudah dibaca mata awam tanpa harus mempelajari ekonomi makro dan mikro yang rumit itu?

Dalam menjalankan bisnis di sebuah daerah yang baru, saya biasanya membaca pertumbuhan ekonomi berdasarkan fakta-fakta yang dapat terlihat dengan mudah. Apa saja fakta yang terlihat itu?

Pertama, mari memperhatikan sekeliling, apakah di sana telah dibuka bank berskala nasional papan atas yang biasanya melayani keuangan para pebisnis.

Bank Central Asia (BCA), contohnya, adalah salah satu fakta yang dapat menjadi sebuah indikasi, apakah ekonomi sebuah daerah sedang bertumbuh atau tidak. Karena, bank swasta terbesar ini hanya akan membuka cabang ketika pertumbuhan ekonomi baik. BCA lebih banyak melayani nasabah dengan kredit miliaran rupiah dan lebih banyak diperuntukkan kalangan pebisnis.

Selain BCA, ada dua bank plat merah papan atas yang setara, yakni Bank Mandiri dan Bank Nasional Indonesia (BNI). Kedua bank itu juga melayani kredit bisnis dalam jumlah miliaran rupiah.

Kalau di sebuah daerah banyak beroperasi Bank Rakyat Indonesia (BRI) maka dapat dipastikan, petani dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi profesi yang paling banyak diminati masyarakat.

Apabila banyak beroperasi Bank Pembanguan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau sejenisnya maka profesi terbanyak adalah petani, pedagang kecil, pedagang menengah, dan kontraktor yang biasanya menjaminkan aset berupa kendaraan bermotor.

Jika yang banyak beroperasi adalah pegadaian maka profesi yang banyak di sana adalah pedagang kecil, industri rumah tangga, dan petani.

Indikator Gaya Hidup

Indikator pertumbuhan ekonomi kedua, yakni banyaknya jumlah tempat hiburan kalangan menengah-atas yang tersedia, seperti hiburan malam, kafe, bioskop papan atas, diskotik, klub khusus, dan lainnya.

Indikator lain yang akan melengkapi pengamatan lapangan kita untuk daerah bertumbuh adalah dengan munculnya dealer-dealer mobil Eropa dan Jepang yang menjual mobil-mobil build up serta mobil-mobil menengah-atas dan bukan mobil sejuta umat.

Beberapa indikator adanya entitas bisnis besar tersebut dapat diasumsikan bahwa ekonomi daerah tersebut mengalami pertumbuhan yang baik. Melalui data-data yang tampak di mata awam ini, kita bisa membuka bisnis, sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakat yang riil.

Add Comment